Gempa Sekadau

Keramik Dinding Rumah Anggota DPRD Kalbar Suyanto Tanjung Lepas Akibat Getaran Gempa 

Beberapa barang di dalam rumah jatuh ke lantai akibat gempa. Di luar rumah juga terdapat retakan cukup besar

|
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Safruddin
ISTIMEWA
Rumah Suyanto - Gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Kalimantan Barat Jumat, 23 Januari 2026, juga dirasakan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Suyanto Tanjung. Dinding keramik rumah Suyanto di Desa Mabang, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang mengalami kerusakan ringan. 

Ringkasan Berita:
  • Rumah Suyanto Tanjung di Desa Mabang, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang terdampak gempa
  • Getaran gempa 4,8 SR di Kalbar terasa di tiga kabupaten, Sekadau, Sintang dan Melawi
  • BMKG menyebut  gempa dangkal dipicu oleh aktivitas Sesar Adang

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Kalimantan Barat pada Jumat, 23 Januari 2026, juga dirasakan oleh Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Suyanto Tanjung

Rumah miliknya yang berada di Desa Mabang, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, dilaporkan mengalami kerusakan ringan. 

Kerusakan terlihat pada bagian depan rumah, di mana sejumlah keramik yang terpasang di dinding terlepas dan pecah akibat getaran gempa.

elain itu, beberapa bagian bangunan mengalami retakan, baik di bagian luar maupun di dalam rumah. 

“Di bagian depan rumah ada yang rusak, di dalam juga ada yang retak. Beberapa barang di dalam rumah jatuh ke lantai akibat gempa. Di luar rumah juga terdapat retakan cukup besar,” ungkap Suyanto Tanjung dikonfirmasi Tribunpontianak.co.id 

Ia menjelaskan, saat gempa terjadi dirinya bersama keluarga sedang berada di Pontianak. Sementara itu, rumah di Desa Mabang saat kejadian ditempati oleh staf. 

“Posisi saya bersama keluarga di Pontianak, yang ada di rumah hanya staf. Keluarga aman. Sejauh ini kondisinya aman, hanya mengalami kerusakan ringan,” jelasnya. 

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menambah daftar dampak gempa bumi di Kecamatan Kayan Hilir, yang sebelumnya juga dilaporkan menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan infrastruktur jembatan.

Jembatan Ikut Rusak

Kasi Kesejahteraan Rakyat Kantor Camat Kayan Hilir, Bedoy, menyampaikan bahwa gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat, khususnya di wilayah Nanga Mau. 

Akibat getaran tersebut, sejumlah fasilitas dan rumah warga mengalami kerusakan. 

“Kami informasikan bahwa gempa yang terjadi di wilayah Nanga Mau, Kayan Hilir, menimbulkan beberapa dampak. Terdapat jembatan serta beberapa rumah warga yang mengalami retak dan kerusakan, baik kategori rusak ringan maupun rusak berat,” ujar Bedoy. 

Selain kerusakan rumah, gempa juga berdampak pada Jembatan Sungai Inggar yang berada di Desa Nanga Tikan. 

Bedoy mengungkapkan, kondisi jembatan tersebut mengalami retakan dan terlihat adanya celah akibat pergeseran pascagempa.

 “Kondisi jembatan Sungai Inggar saat ini agak retak dan terlihat sudah berjarak. Kami mengimbau agar kendaraan dengan muatan berat berhati-hati saat melintas demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sintang, Benyamin, mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved