Kebijakan One Way Jalan Sungai Raya Dalam, Ini Tanggapan Warga

"Baguslah bang, karne jalan pasti lebih tertib dan endak macet," katanya kepada tribunpontianak.co.id, Jumat 23 Januari 2026.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferlianus Tedi Yahya
ONE WAY - Arus lalulintas Jalan Sungai Raya Dalam terpantau lancar, pada Jumat, 23 Januari 2026, siang. 

Ringkasan Berita:
  • Seperti yang disampaikan oleh pelaku UMKM, Yati mengaku setuju dengan adanya kebijakan tersebut.
  • Menurutnya dengan diberlakukannya jalan satu arah akan memudahkan para pelanggan untuk berbelanja dan meningkatkan estetika jalan Sungai Raya Dalam.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Barat berkolaborasi dengan Dishub Kubu Raya dan Kota Pontianak telah sepakat menerapkan kebijakan jalan satu arah (one way) di sepanjang Jalan Sungai Raya Dalam, mulai dari simpang Polda hingga ke Jembatan Kupu-Kupu.

Sesuai jadwal, sosialisasi telah dilakukan sejak tanggal 1-31 Januari 2026 dan Uji Coba pada tanggal 1-28 Februari 2026. Kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaannya pada tanggal 1 Maret 2026.

Dengan adanya kebijakan tersebut, sejumlah warga pun turun memberikan komentarnya.

Seperti yang disampaikan oleh pelaku UMKM, Yati mengaku setuju dengan adanya kebijakan tersebut.

"Baguslah bang, karne jalan pasti lebih tertib dan endak macet," katanya kepada tribunpontianak.co.id, Jumat 23 Januari 2026.

Api Mendekat ke Rumah, Warga Sungai Raya Dilanda Kepanikan Akibat Karhutla

Menurutnya dengan diberlakukannya jalan satu arah akan memudahkan para pelanggan untuk berbelanja dan meningkatkan estetika jalan Sungai Raya Dalam.

"Kalau sekarang kan mungkin kelihatannya masih belum rapi lah bang," ungkapnya.

Kemudian, Faizal Husein yang saat itu sedang melintas di jalan tersebut juga mengaku setuju.

"Saya sih setuju-setuju aja bang, selama itu berdampak baik bagi masyarakat sekitar. Apalagi pak Bupati juga sudah mulai melakukan penataan kan seperti buat pejalan kali jadi lebih rapi," ucapnya singkat.

Sementara itu, tukang parkir disalah satu warung kopi di jalan tersebut yang enggan menyebutkan namanya mengaku tak mengetahui akan diterapkannya jalan satu arah tersebut.

"Emangnye nanti mau satu arah bang," katanya.

Ia mengaku tak mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kebijakan tersebut.

Menurutnya, selama ini yang menyebabkan kemacetan didominasi oleh pedagang yang lalai terhadap penggunaan jalur umum.

"Saye sih baru tau bang, tapi mungkin udh diinfokan ke kawan-kawan yang lain kali. Untuk setuju atau endak sih setuju jak. Karne biase yang buat macet tu pedagang kadang bang," pungkasnya.

Dari tiga orang warga tersebut, secara garis besar sangat mendukung kebijakan yang akan diterapkan tersebut dan siap menjalankan aturan yang berlaku. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved