Lokal Memilih

Suara Ganjar-Mahfud di Kalbar Lebih Rendah dari Jumlah Masyarakat Golput, KPU: Masih Wajar

Sebanyak 3.208.974 di antaranya datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya, sisanya sebanyak 749.587 tidak memilih atau go

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kalimantan Barat, Kartono Nuryadi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Suara Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 03 di Kalimantan Barat menjadi yang terendah dibandingkan Paslon 01 dan 02.

Berdasarkan rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilpres 2024 jumlah masyarakat Kalbar yang menggunakan hak pilihnya secara keseluruhan, baik yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) maupun daftar pemilih tambahan (DPTb) dan daftar pemilih khusus (DPK), adalah sebanyak 718.641 memilih Anies-Muhaimin, sebanyak 1.964.183 pilih Prabowo-Gibran dan sebanyak 534.450 pilih Ganjar-Mahfud.

Suara 534.450 pemilih untuk Ganjar-Mahfud tersebut juga masih rendah jika dibandingkan dengan jumlah masyarakat Kalbar yang terdaftar dalam DPT namun tidak memilih atau golput, yakni sebanyak 749.587.

Untuk diketahui, DPT Kalbar pada Pemilu 2024 ini adalah sebanyak 3.958.561.

Sebanyak 3.208.974 di antaranya datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya, sisanya sebanyak 749.587 tidak memilih atau golput.

Data Jadi Fokus Lomba Kelurahan se-Kota Pontianak 2024, Pemenang Wakili Tingkat Provinsi & Nasional

Merespon hal itu, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kalimantan Barat, Kartono Nuryadi menyatakan bahwa jumlah suara Ganjar-Mahfud yang lebih rendah dibandingkan jumlah masyarakat yang golput tersebut masih dalam kategori wajar.

Menurutnya, tidak ada jaminan 749.587 pemilih yang golput akan sepenuhnya memilih Ganjar-Mahfud.

"Masih wajar, karena tidak ada jaminan 749.587 pemilih itu otomatis akan milih Paslon 03," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Kamis 14 Maret 2024.

Kartono juga menyebut, jika seluruh masyarakat yang golput tersebut juga ikut membubuhkan hak pilihnya, maka potensi arah dukungannya pun tidak akan jauh berbeda dengan hasil akhir suara sah seluruh paslon sebagaimana yang tertuang dalam rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilpres 2024.

"Jika mengacu pada persentase suara paslon terhadap suara sah seluruh paslon (Paslon 01: 22,34 persen, Paslon 02: 61,05 persen, dan Paslon 03: 16,61 persen) maka potensi arah dukungan pemilih yang tidak hadir juga akan mendekati persentase di atas," tandasnya. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved