Lokal Memilih
Partai Golkar Raih 9 Kursi di DPRD Provinsi Kalbar
“Tapi kita tetap bersyukur , kita di Provinsi mendapat sembilan kursi dan kita masih mendapatkan jatah pimpinan,” ujarnya.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Politisi Golkar asal Pontianak Heri Mustamin mengatakan total perolejan kursi Partai Golkar di DPRD Provinsi sebanyak sembilan kursi pada Pemilu tahun 2024 ini, yang mana angka ini hampir mendekati target yang telah ditentukan sebanyak 11 -13 kursi.
“Walau belum mencapai target , tapi kita berhasil dari periode sebelumnya. Dan di pemilu kali ini kita mendapatkan sembilan kursi (DPRD Provinsi), tentu kita mengucapkan syukur kepada Allah SWT. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kalbar yang telah memberikan kepercayaan kepada Golkar,” ujarnya yang juga juga sebagai Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu, Partai Golkar Kalbar.
Dikatakannya disetiap Dapil Partai Golkar sudah memperoleh kursi , bahkan ada di satu Dapil yang telah berhasil memperoleh dua kursi.
“Kalau istilah suara kita gemuk semuanya, memang belum bisa tercapai dua kursi seperti di Kubu Raya dan Mempawah. Dimana untuk Dapil 2 kita turun, karena ada beberapa faktor yang menyebabkan itu,” ujarnya.
“Tapi kita tetap bersyukur , kita di Provinsi mendapat sembilan kursi dan kita masih mendapatkan jatah pimpinan,” ujarnya.
Baca juga: Daftar 10 Caleg DPRD Pontianak Dapil 5 yang Berpotensi Terpilih, PDI Perjuangan-Golkar Mendominasi
Berkaitan dengan Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Kalimantan Barat pada November mendatang tentu Partai Golkar pun sudah menyiapkan nama yang akan diusung dari perwakilan partai tersebut.
Mengenai hal tersebut Hari mengatakan saat ini Pleno baru selesai, dan akan menunggu Pleno Nasional. Sebab dikatakannya, di Partai Golkar semuanya terstruktur dengan baik, mulai dari tingkat Desa , Kelurahan, DPD 1 dan 2, hingga DPP. Maka masih akan menunggu instruksi lanjutan dari DPP Partai Golkar.
“Maka nanti kita akan ada instrukti lanjutan dari DPP, tentang bagaimana sebenarnya mekanisme internal di Partai Golkar . Jadi kita menunggu dulu perintah atau intruksi dari DPP , yang berkaitan dengan persiapan Pilkada kedepan,” ujarnya.
Kalau untuk nama yang di usung oleh Partai Golkar, dikatakannya bahwa sebelumnya Partai Golkar sudah pernah Rakerda dan Rapimda.
“Kita ada Pak Maman Abdurahman, kita punya Pak Prabahasa Anantatur, Bu Suma Jenny . Dan banyak kader Partai Golkar yang sudah disiapkan , bahkan sudah diberikan penugasakan dari DPP. Dan kawan-kawan sudah mengantongi surat tugas itu,” ujarnya.
Nanti hasil penugasan dari DPP akan dilakulan evaluasi sejauh mana kawan-kawan melaksanakan tugasnya di Pileg kemarin.
“Seperti Pak Maman itu kan luar biasa meraih suara terbesar di Kalbar mencapi 200 ribu lebih, berarti Pak Maman telah berhasil dalam surat tugas yang diberikan DPP ke Pak Maman. Jadi tinggal Pak Maman lagi, mau melanjutkan karir di Pilkada atau ditempat lain. Jadi kita akan menunggu intruksi berikutnya,” ujarnya.
Dikatakannya hampir semua kader Partai Golkar meraih suara yang signifikan . Makanya , Golkar ada peningkatan suara yang signifikan. Seperti di Pontianak, sebelumnya hanya tiga kursi dan di pemilu ini menjadi enam kursi.
Bahkan jumlah perolehan suara sudah melampaui dua kali lipat, dari tahun periode sebelumnya.
“Intinya solidaritas kita sudah terus terbangun. Kemudian untuk Pileg , atas nama Wakil Ketua pemenangan pemilu Kalbar saya mengucapkan terima kasih kepada maayarakat Kalbar dan kader yang telah berjuang semaksimal mungkin dan akhirnya mendapatkan hasil yang maksimal,” ujarnya.
MK Kabulkan Gugatan Gerindra, 2 TPS di Dapil 5 Sintang PSU |
![]() |
---|
PDI Perjuangan Masih Kuasai DPRD Kalbar, Lasarus Sampaikan Terima Kasih |
![]() |
---|
Kerab Beredar Berita Hoaks Saat Pemilu, BPBN Imbau Masyarakat Bijak dan Jaga Kedamaian di Kalbar |
![]() |
---|
IJW Harap 35 Caleg DPRD Mempawah Terpilih Lebih Merakyat |
![]() |
---|
KPU Sanggau Laksanakan Tes Tertulis Calon Anggota PPK, Ini Jadwal Tes Selanjutnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.