Dinas Perkimtan Catat Total RTLH di Kabupaten Mempawah Capai 6.276 Unit, Paling Banyak di Jongkat
Persoalan RTLH ini memang menjadi salah satu permasalahan dan tanggungjawab pemerintah dalam upaya mengentaskan kemiskinan di masyarakat.
Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Abdurahman mengungkapkan berdasarkan data yang dihimpunnya jumlah RTLH di Kabupaten Mempawah kurang lebih 6.276 unit yang tersebar di 9 kecamatan, Kamis 14 Maret 2024.
"Kalau berdasarkan data yang kita himpun ada kurang lebih 6.276 unit RTLH di Kabupaten Mempawah. Paling banyak di Kecamatan Jongkat, karena disana populasi penduduknya juga ramai," ujarnya.
Abdurahman menjelaskan, RTLH merupakan rumah dalam kondisi keamanan dan kualitas tidak baik.
"Kriterianya seperti konstruksi bangunan, luas bangunan, aspek kesehatan, pencahayaan, sirkulasi serta berada di lokasi yang tidak layak dihuni seperti di daerah sepadan sungai atau daerah terlarang," jelas Abdurahman.
Abdurahman menjelaskan, persoalan RTLH ini memang menjadi salah satu permasalahan dan tanggungjawab pemerintah dalam upaya mengentaskan kemiskinan di masyarakat.
Baca juga: Bupati Erlina Instruksikan Alokasi Anggaran Daerah untuk 400 Unit RTLH di Kabupaten Mempawah
“Untuk itu, Sejak Tahun 2022 kami sudah melakukan perbaikan RTLH dengan alokasi anggaran 35 unit. Setiap penerima bantuan mendapatkan uang tunai senilai Rp 20 juta. Rinciannya yakni Rp 17,5 juta untuk bahan bangunan, dan sisanya Rp 2,5 juta untuk upah pelaksanaan pembangunan,” bebernya.
Kemudian, sambung Abdurahman, anggaran program RTLH tahun 2023 naik sebesar Rp 1,028 miliar dengan sasaran 63 unit rumah yang tersebar di beberapa daerah seperti Desa Antibar, Pasir Panjang, Kelurahan Pulau Pedalaman, Pasir Wan Salim dan lainnya.
“Selama proses pembangunan, kami melakukan pendampingan baik secara administratif maupun teknis untuk memastikan kegiatan dilaksanakan sesuai rencana. Harapan kami program RTLH tidak hanya diintervensi Pemda saja, melainkan juga melibatkan BAZNAS, perusahaan, dan instansi lain,” tutup Abdurahman. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
Update Harga Sembako di Kalimantan Barat Hari Ini Terbaru: Cabai Naik, Bawang dan Daging Turun |
![]() |
---|
Gubernur Kalbar Ria Norsan Imbau Massa Aksi Jaga Kondusifitas dan Sampaikan Aspirasi dengan Damai |
![]() |
---|
Aksi Damai Berlanjut ke Bundaran Digulis |
![]() |
---|
6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Pendemo Bakar Motor Polisi hingga 4 Tersangka Penyelundup Telur Penyu |
![]() |
---|
Massa Unjuk Rasa Lempar dan Bakar Ban |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.