Ramadhan Kareem

Air Kelapa dan Asam Pedas Jadi Menu Favorit Ketua PWNU Kalbar untuk Berbuka Puasa

"Tapi tahun ini saya menahan diri karena proses pemulihan dari sakit lambung. Yang jelas saya saat ini menahan diri untuk makan makanan santan-santan,

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERLIANUS TEDI YAHYA
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Barat, Prof. Dr. Syarif, S.Ag., MA saat ditemui di Gedung Rektor Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Senin 11 Maret 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Barat, Prof. Dr. Syarif, S.Ag., MA membeberkan menu kesukaannya saat momen berbuka puasa bersama keluarga.

"Untuk makanan beratnya, menu favorit saya itu asam pedas," katanya saat ditemui di Gedung Rektor Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Senin 11 Maret 2024.

Tak hanya itu, ia juga turut membeberkan beberapa makanan kesukaannya, seperti sop buntut, gulai kambing.

"Sop buntut dan gulai kambing itu saya doyan betul," ucapnya.

Kendati demikian, saat menjalankan ibadah puasa kali ini Syarif mengaku harus menahan diri untuk menyantap makanan kesukaannya lantaran masih dalam proses pemulihan penyembuhan.

Pesantren Kilat Ramadan di Kapuas Hulu, Wabup Harapkan Generasi Muda Bisa Ambil Ilmu Dengan Baik

"Tapi tahun ini saya menahan diri karena proses pemulihan dari sakit lambung. Yang jelas saya saat ini menahan diri untuk makan makanan santan-santan, peras-pedas. Tinggal beliur jak nanti," ungkapnya sembari bercanda.

Selain makanan berat, untuk takjil yang selalu dinantikan Rektor IAIN Pontianak ini adalah adalah kurma dan klepon.

"Tentu kurma dan klepon palingan ya, sama dadar gulung yang isinya kelapa itu tak bisa juga saya makan jadinya," ucapnya tertawa.

"Kalau minuman paling ya air putih dan air kelapa itu saya suka," pungkasnya.

Dengan ini dirinya juga menyampaikan pesan khusus kepada warga kota Pontianak di Bulan Suci Ramadhan.

"Sebagai hidup berkebangsaan kita sudah melewati momen penting tentang masa depan kita pemilu, kiranya Ramadhan ini menjadi momentum baik untuk kita melakukan pendinginan hati dan lebih khusyuk untuk lebih dekat kepada Allah," tutupnya. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved