Harga Beras Naik, Pj Gubernur Kalbar Minta Daerah Gencarkan Operasi Pasar dan Gelar Pangan Murah

Harisson menegaskan kalau Pemprov Kalbar akan terus menggencarkan Gelar Pangan Murah, dan operasi pasar. 

Penulis: Anggita Putri | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Pj Gubernur Kalbar Harisson saat menyerahkan bantuan secara simbolis bantuan pangan kepada 350 masyarakat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), di Pendopo Kalbar, Rabu 21 Februari 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pj Gubernur Kalimantan Barat Harisson mengungkap harga beras premium rata-rata Provinsi Kalbar menunjukan kenaikan.

Meski begitu, ungkap Harisson ketersediaan stok di pasar masih mencukupi dan belum ada tanda-tanda kelangkaan.

Harisson menegaskan kalau Pemprov Kalbar akan terus menggencarkan Gelar Pangan Murah, dan operasi pasar. 

“Operasi pasar akan tetap kita lakukan. Dengan sistem, kita (Pemerintah) mensubsidi harga bahan pokok. Sehingga bisa  lebih murah dari harga pasar,” ujar Harisson saat menyerahkan bantuan secara simbolis bantuan pangan kepada 350 masyarakat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), di Pendopo Kalbar, Rabu 21 Februari 2024.

Harga Beras di Pontianak Tembus Rp 19.000, Warga Akui Sangat Memberatkan

Harisson berharap dengan berbagai upaya yang dilakukan, harga bahan pokok di Kalimantan Barat dapat segera stabil dan masyarakat dapat mengaksesnya dengan mudah dan terjangkau.

Selain itu, Harisson minta Pemerintah Kabupaten/Kota melakukan upaya yang sama, yakni menggencarkan operasi pasar, maupun gelar pangan murah.

 “Maka dengan begitu akan seimbang. Lalu Bulog juga segera menggelontorkan beras beras yang berada di gudang termasuk beras SPHP. Dengan begitu maka harga beras dipasaran akan turun,” pungkasnya.

Harga Beras di Pasar Flamboyan Pontianak Tembus Rp 19.000 Perkilogram

Sebelumnya, kenaikan harga beras premium terjadi di sejumlah daerah, salah satunya Kota Pontianak.

Berdasarkan pantauan TribunPontianak di Pasar Flamboyan Pontianak pada Rabu 21 Februari 2024 pagi, terjadi kenaikan harga beras setiap minggunya.

Salah satu pedagang menjelaskan untuk beras karung 10 kilogram kenaikan harga berkisar di Rp 3 ribu. 

Lalu untuk beras karung 20 kg kenaikan berkisar di Rp 6 ribuan dengan kenaikan perkilonya rata-rata Rp 300-an.

(*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW disini

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved