Lokal Memilih

Nenek Berusia Lebih Dari 1 Abad di Sintang Kalbar Gunakan Hak Pilihnya

Diusianya lebih dari satu abad, Nenek Bajik masih bisa berkomunikasi. Namun, secara fisik lemah. Dia hanya bisa berbaring.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AGUS PUJIANTO
Nenek Bajik, pemilih tertua di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat mencoblos pasangan Ganjar-Mahfud untuk Pasangan calon Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 03. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Nenek Bajik, pemilih tertua di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat mencoblos pasangan Ganjar-Mahfud untuk Pasangan calon Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 03.

Hak pilih perempuan berusia 116 tahun asal Desa Gemba Raya, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang tersebut dicobloskan oleh Petrus Dima, menantunya berdasarkan hasil musyawarah keluarga.

Proses pengambilan suara disaksikan oleh PPS, KPPS, beserta saksi di rumah Nenek Bajik, Dusun Ransi Panjang.

Petugas melakukan jemput bola karena kondisi Nenek Bajik tidak memungkinkan untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01.

“Tadi coblos 03 (Ganjar/Mahfud,” kata Petrus Dima, Rabu 14 Februari 2024.

Nenek Bajik lahir pada tanggal 1 Juli Tahun 1907. Tinggal di Desa Gemba Raya, Kecamatan Kelam Permai.

Nyoblos di TPS 53, Windy Pastikan Sudah Gunakan Hak Pilihnya Pada Pemilu 2024

Diusianya lebih dari satu abad, Nenek Bajik masih bisa berkomunikasi. Namun, secara fisik lemah. Dia hanya bisa berbaring.

Soal alasan mencoblos Ganjar-Mahfud, Nenek Bajik hanya mengisyaratkan nama partai saja.

“Kalau kita kasih tahu namanya A,B atau C, dia gak kenal. Tapi kalau kita sebut partai, dia langsung tahu. Katanya pilih PDI-P. Ini partai kita dulu katanya. Dia masih ingat,” kata Petrus. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved