RS Pratama Serawai Naik Kelas, Ganti Nama Jadi RSUD Dara Nimpai
"Peningkatan atau kenaikan kelas Rumah sakit Pratama menjadi RSUD merupakan upaya pemerataan pelayanan kesehatan," jelas Edi.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Rumah Sakit Pratama Serawai naik kelas menjadi RSUD. Tak hanya naik tipe, namanya juga diubah jadi Dara Nimpai.
Perubahan nama dan kelas RS Pratama Serawai ditandai dengan penandatanganan prasasti, dan pengguntingan pita oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno bersama dengan Wakil Bupati Sintang, Melkianus, Sabtu, 27 Januari 2024, kemarin.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Edi Harmaini, menyampaikan ucapan terimakasih atas raihannya kenaikan kelas Rumah Sakit di Kecamatan Serawai.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran RSUD Serawai dan seluruh masyarakat Serawai dan Ambalau yang telah berperan aktif dalam mendukung penuh upaya pemerataan dan peningkatan pelayanan kesehatan melalui peningkatan tipe Rumah Sakit di Kecamatan Serawai, dari Rumah Sakit Pratama menjadi Rumah Sakit Umum Daerah Serawai," kata Edi.
Menurut Edi, tingkatan tipe atau kelas rumah sakit, bermula dari Puskesmas naik menjadi RS Pratama, kemudian RSUD tipe D, RSUD tipe C, RSUD, tipe B, RSUD tipe A.
Baca juga: Sekjend KPU RI Sidak Kesiapan Pemilu di Sintang
"Peningkatan atau kenaikan kelas Rumah sakit Pratama menjadi RSUD merupakan upaya pemerataan pelayanan kesehatan," jelas Edi.
Edi menjelaskan, peningkatan tipe Rumah Sakit ini merupakan entry point dalam upaya Pemerintah Kabupaten Sintang dalam memberikan pelayanan dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Serawai dan Kecamatan Ambalau yang secara kualitas masih bersifat mendasar.
Oleh karena itu berkat dorongan dari semua pihak, RS Pratama yang sudah berdiri kurang lebih hampir 7 tahun, sekarang ditingkatkan menjadi RSUD.
"Berbagai tantangan dan kendala pasti ada, seperti terkait aksesbilitas dari dan menuju ke fasilitas kesehatan ini, sarana dan prasarana serta sumber daya manusianya. Tantangan ini akan kita hadapi dan kita carikan solusinya dalam rangka sebagai salah satu penyediaan pelayanan kesehatan agar semakin berkualitas, semakin maju, serta meningkatnya pelayanan kesehatan di RSUD kepada masyarakat," beber Edi. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
| Komisi III DPRD Ketapang Evaluasi Layanan BPJS, RSUD Agoesdjam Diminta Berbenah |
|
|---|
| Pemkab Sintang Siap Eliminasi Anjing Terinfeksi Rabies, Tegaskan Langkah Tegas Cegah Korban Jiwa |
|
|---|
| Pemprov Kalbar Subsidi Kebutuhan Lokal Para CJH Kalbar hingga Rp1,09 Miliar |
|
|---|
| Pemkab Sintang Jadwalkan Pelepasan 32 Calon Jamaah Haji pada 8 Mei 2026 |
|
|---|
| Matangkan Pengamanan May Day 2026, Polda Kalbar Gelar Tactical Floor Game di Graha Khatulistiwa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/RSUD-280128-nimpai.jpg)