Harisson Tekankan Camat Hingga Lurah Harus Tahu Data Stunting di Wilayah Tugasnya

“Lurah-lurah dan camat harus tahu berapa anak stunting diwilayahnya, lurah dan camat juga harus tahu langkah apa yang sudah dilakukan untuk menekan st

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Pj Gubernur Harisson didampingi Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy saat turun langsung memberikan edukasi gizi bagi ibu-ibu dan pemberian bansos, di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Pelangi Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak pada Kamis 25 Januari 2024. 

Ditekankan Harisson dalam penanganan stunting tidak hanya sekadar berakhir diomongan belaka atau lip servis.

Misalnya usai dirinya turun langsung ke posyandu-posyandu lantas setelah itu tidak ada tindak lanjut lagi dari pemerintah kabupaten kota.

Menurutnya pasca ia turun ke posyandu harus dibarengi upaya lanjutan dengan berbagai program yang harus dilakukan dalam menurunkan stunting.

Terutama dalam memasifkan edukasi gizi yang tepat dengan menyasar langsung para ibu-ibu.

“Penanganan stunting kita harus benar-benar melakukan aksi nyata tidak hanya sekadar lip servis,” tegas Harisson.

Ditempat yang sama Camat Pontianak Barat Ibrahim memaparkan, terdapat 51 balita stunting di Kelurahan Sungai Jawi Luar. Angka ini turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 107 balita.

Dirinya menjelaskan, kader Posyandu Pelangi Kelurahan Sungai Jawi Luar telah proaktif melakukan penanganan terhadap balita stunting di wilayahnya.

“Sekarang stunting di Kelurahan Sungai Jawi Luar 4,76 persen, jauh di bawah target nasional 14 persen,” terangnya.

Ibrahim mengatakan, kader posyandu dibantu puskesmas senantiasa menyisir rumah orang tua balita stunting melakukan intervensi dengan pemberian pangan bergizi.

Dalam upaya menekan angka stunting, pihaknya tengah fokus membina calon pengantin secara fisik maupun mental.

Dari data yang diperolehnya, setiap tahunnya terdapat 900 pasang perkawinan terjadi di Kecamatan Pontianak Barat.

“Kami melakukan pembinaan kepada calon pengantin, mulai dari kesehatan remaja putri di sekolah, pil tambah darah kepada ibu hamil serta konseling gizi anak. Pemantauan dilakukan secara langsung. Kemudian ada senam bersama,” tutur Ibrahim.

Dalam kesempatan tersebut Pj Gubernur Harisson turut disampingi Pj Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalbar Windy Prihastari. Lalu Direktur Utama Bank Kalbar Rokidi serta pejabat lainnya.

Selain itu, Pj Gubernur Harisson juga menyerahkan bantuan 200 paket sembako dari CSR Bank Kalbar. Lalu 200 paket bantuan bahan pangan yang berisikan beras premium, gula pasir, minyak goreng premium dan susu. Serta berbagai bantuan lainnya yang menyasar langsung masyarakat. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved