Dinas Kesehatan Sebut Belum Ada Kasus Polio di Kota Singkawang

Baik itu mandi, gosok gigi, cuci tangan, cuci piring, cuci buah dan sayur itu yang dapat menularkan kepada orang lain

|
Penulis: Zulfikri | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Zulfikri
----- Kabid P2P Dinas Kesehatan Kota Singkawang, Mursalin saat ditemui Tribun Pontianak di Kantor Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Kamis 18 Januari 2024. Mursalin mengatakan hingga saat ini belum ada kasus Polio di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kabid P2P Dinas Kesehatan Kota Singkawang, Mursalin mengatakan hingga saat ini belum ada kasus Polio di Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

"Sampai detik ini belum ada," ucapnya saat ditemui Tribun Pontianak di Kantor Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Kamis 18 Januari 2024.

Walaupun menurutnya pada tahun 2023, terdapat 5 anak di bawah 15 Tahun mengalami lumpuh layu tanpa diketahui sebabnya.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan sampel berupa feses anak tersebut di Laboratorium Jakarta, hasilnya Non Polio Acut Flacid Paralysis.

Cegah Kasus Polio di Kalbar, Diskes Provinsi Keluarkan SE Kewaspadaan KLB Penyakit Polio

"Begitu juga Tahun 2022, ada dua anak, namun hasilnya Non Polio Acut Flacid Paralysis," ungkapnya.

Ia menjelaskan kasus Polio adalah lumpuh layu pada anak-anak tanpa diketahui sebabnya.

Berdasarkan kasus yang ada, Polio banyak menyerang Balita. Menurutnya, Polio dapat dicegah dengan memberikan imunisasi Polio sejak anak lahir.

Baik itu imunisasi Polio tetes dan injeksi. Kemudian, menerapkan hidup sehat dengan tidak membuang air besar sembarangan.

Karena virus ini dapat menular melalui feses kotoran penderita yang tercemar di air.

"Baik itu mandi, gosok gigi, cuci tangan, cuci piring, cuci buah dan sayur itu yang dapat menularkan kepada orang lain" paparnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved