Pendaftar SNBP Simak, Pemerhati Pendidikan Pontianak Beberkan Cara Tepat Tentukan Jurusan Kuliah
Para peserta tidak boleh sembarang dalam memilih jurusan atau program studi (prodi) yang hendak mereka daftar.
Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) mulai dibuka dan sejumlah sekolah mulai menyediakan kuota untuk siswa yang hendak mendaftar.
Hal ini menjadi salah satu langkah awal bagi para siswa yang saat ini duduk di kelas 12 untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi.
Tentunya, para peserta tidak boleh sembarang dalam memilih jurusan atau program studi (prodi) yang hendak mereka daftar.
Untuk itu, Pemerhati Pendidikan Kalimantan Barat yang juga Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam negeri (IAIN) Pontianak, Syamsul Kurniawan mengatakan orang tua memiliki hak memberikan saran kepada anaknya mengenai jurusan/prodi yang akan dipilih.
Namun demikian keputusan penuh tetap ada pada anak, orang tua tidak boleh memaksa.
"Orang tua dapat memberi saran pada anak terhadap jurusan kuliah yang akan dipilih anaknya, tetapi jangan memaksakannya. Sebatas saran saja. Bagaimanapun juga, anaknya perlu diberikan kepercayaan dalam menentukan masa depannya," ucapnya kepada TribunPontianak, Rabu 10 Januari 2024.
• Daftar KIP Dulu Baru Daftar SNBP, Berikut Penjelasan Terkait Kartu Indonesia Pintar Kuliah
• Top 3 Pontianak Hari Ini: 3 Balita di Posyandu Kemuning Stunting, SMAN 8 Tetapkan 91 Kuota SNBP 2024
Dalam pengalamannya sebagai Ketua Program Studi, kata Syamsul, banyak yang ogah-ogahan menyelesaikan studinya.
"Sebabnya, karena ia tidak mau dan tidak mampu kuliah di jurusan /prodi yang sama sekali di luar selera dan kemampuannya," jelasnya.
"Namun demikian, pertimbangan dan saran dari orang tua bisa membantu mereka untuk menemukan alasan logis dalam menentukan jurusan apa yang mereka pilih," tambahnya.
Saat ini, lanjutnya, yang perlu diperhatikan dalam memilih jurusan/ prodi tidak hanya pangsa pasar hari ini, tetapi apa yang dibutuhkan pangsa pasar ke depannya.
Hematnya, jurusan/prodi yang berhubungan dengan profesi keguruan, bidang kedokteran dan kesehatan masih akan menjanjikan.
Menurutnya, saat ini dan masa depan masih membutuhkan bidang-bidang ini.
Sulit memungkiri, baik bidang pendidikan maupun bidang kesehatan, keduanya adalah kebutuhan dasar bagi semua manusia untuk bertumbuh dan berkembang.
"Sehingga tenaga guru, dokter dan tenaga kesehatan jelas akan selalu dibutuhkan," katanya.
"Dengan catatan, jurusan/prodi tersebut memgupdate profil lulusannya sesuai selera zaman. Yang saya maksud adalah kala jurusan/prodi ini membekali mahasiswanya dengan keterampilan/kecakapan abad 21," tandasnya.
(*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kota Pontianak Hari Ini Di sini
BNI Pontianak Tetap Beroperasi pada 30-31 Agustus 2025, Layani Nasabah Meski Libur |
![]() |
---|
35 SOAL Ujian Pendidikan Agama Islam Kelas 1 SD Kurikulum Merdeka 2025 |
![]() |
---|
45 Soal Essay Alquran Hadits Kelas 10 Kurikulum Merdeka 2025 Semester 1 |
![]() |
---|
45 Soal Alquran Hadits Kelas 10 Kurikulum Merdeka 2025 Pilihan Ganda |
![]() |
---|
Pelantikan Pengurus IDCA Kalbar 2025, Siap Majukan IDCA hingga 14 Kabupaten dan Kota |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.