Inflasi Kota Pontianak Relatif Stabil, Pj Wako Ani: Harus Tetap Diwaspadai

Ani menyebut di akhir tahun 2023, beberapa komoditas terjadi kenaikan harga di antaranya daging ayam ras, angkutan udara, bayam.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Prokopim Pemkot Pontianak
Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian dan Sekretaris Daerah Kota Pontianak Mulyadi menghadiri High Level Meeting membahas inflasi bersama Kemendagri melalui zoom meeting di Pontive Center, Senin 8 Januari 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian mengatakan angka inflasi Kota Pontianak berada di rentang sasaran yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2023 yaitu 3+1 persen.

Bahkan, angka tersebut, kata Ani lebih rendah dari capaian nasional, hingga masuk dalam posisi 10 inflasi terendah kota se-Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pontianak awal Januari 2024 mencatat angka inflasi Kota Pontianak dari tahun ke tahun dan setahun terakhir ini, relatif stabil yakni di angka 2,09 persen. 

“Meskipun demikian, inflasi di tahun 2024 tetap harus diwaspadai mengingat sasaran yang ditetapkan lebih rendah dibanding dengan 2023, yaitu 2,5 + 1,” paparnya usai mengikuti High Level Meeting (HLM) inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui zoom meeting di Pontive Center, Senin 8 Januari 2023.

Ani menyebut di akhir tahun 2023, beberapa komoditas terjadi kenaikan harga di antaranya daging ayam ras, angkutan udara, bayam, kangkung dan minyak goreng.

Inflasi 2,09 Persen, Kota Pontianak Masuk 10 Besar Kota Terendah Inflasi se-Indonesia

Inflasi Kalbar Desember 2023 Sebesar 2,02 Persen, Lebih Rendah Dibandingkan 2022

Selain komoditas penyumbang inflasi tersebut, ada pula komoditas penyumbang deflasi, seperti ikan tongkol, cabai rawit, cabai merah, udang basah dan buncis. 

Ani menyampaikan, perlunya mewaspadai lonjakan harga komoditas penyumbang inflasi. “Sehingga tetap dibutuhkan kerja keras ekstra di tahun 2024,” katanya.

Dari hasil catatan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui dinas terkait, adapun beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti cabai merah rata-rata harga saat ini Rp 47 ribu, dari harga sebelumnya Rp 41,2 ribu. 

Lalu, Cabai merah keriting rata-rata harga saat ini Rp 48 ribu, dari harga sebelumnya Rp 39,6 ribu.

Sedangkan, Telur ayam ras rata-rata harga saat ini Rp 28 ribu, dari harga sebelumnya Rp 27,6 ribu serta ikan kembung rata-rata harga saat ini Rp 42 ribu, dari harga sebelumnya Rp 39 ribu.

Ani meminta agar pemantauan terhadap bahan pangan pokok tetap dilakukan.

“Perlu dilakukan pemantauan secara kontinyu setiap bulannya oleh Satgas Pangan, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, agar harga komoditas tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) dan tidak terjadi lonjakan harga yang tinggi. Untuk komoditas lainnya menjamin ketersediaannya di pasar sekaligus menghindari penimbunan,” pungkasnya.

(*)  

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kota Pontianak Hari Ini Di sini 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved