11 Desa di Kabupaten Landak Dilanda Banjir

Pemerintah Kabupaten Landak juga sudah menetapkan Status Tanggap Darurat terhitung sejak 5 Januari sampai dengan 18 Febuari 2024.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Tampak genangan air memasuki pemukiman warga di Kabupaten Landak belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - 11 Desa di Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat dikabarkan dilanda banjir belum lama ini.

Ketua Satgas Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat, Daniel mengungkapkan secara garis besar, banjir tersebut melanda dua Kecamatan yakni, Kecamatan Ngabang dan Kecamatan Kuala Behe.

"11 Desa yang terdampak yakni, Desa, Mungguk,.Kampung Raja, Hilir Kantor, Temiang Sawit, Amboyo Selatan, Sebirang, Pak Mayam, Hilir Tengah, Kedama, Kuala Behe dan Permit," kata Daniel kepada tribunpontianak.co.id, Senin 8 Januari 2024.

Dengan ini, dirinya juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Landak juga sudah menetapkan Status Tanggap Darurat terhitung sejak 5 Januari sampai dengan 18 Febuari 2024.

"Status ini dapat diperpanjang sesuai dengan situasi dan kondisi yang terjadi di lapangan," katanya.

Adapun, saat ini masyarakat yang terdampak sebanyak 3. 733 Kepala Keluarga (13.558 jiwa).

Namun demikian, Daniel menuturkan secara umum air sudah berangsur surut, dengan ketinggian banjir pada saat kejadian paling tinggi 150 cm, sekarang ketinggian masih bervariasi terendah sekitar 10 cm.

Kapolres Landak Pantau Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara Pemilu 2024 di Gudang Logistik KPU

(*)

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved