Detik-Detik Rumah Dua Lantai Amblas di Sekadau, Penghuni Panik Selamatkan Diri Saat Dini Hari
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB itu terjadi saat seluruh penghuni tengah terlelap tidur.
Ringkasan Berita:
- Rumah semi permanen milik warga di Desa Gonis Tekam amblas saat penghuni tidur, diduga disebabkan pergeseran tanah dan pondasi yang rapuh, namun seluruh penghuni berhasil selamat tanpa korban jiwa.
- Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah, dan aparat bersama instansi terkait memutuskan melakukan pembongkaran menggunakan alat berat guna mencegah risiko ambruk susulan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Warga Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, digemparkan oleh peristiwa amblasnya sebuah rumah semi permanen pada Rabu 8 April 2026 dini hari.
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB itu terjadi saat seluruh penghuni tengah terlelap tidur.
Kepanikan sempat terjadi ketika penghuni merasakan getaran dari dalam rumah.
Tak berselang lama, bangunan dua lantai tersebut mulai turun secara perlahan.
Baca juga: 36 Putra-Putri Terbaik Kapuas Hulu Dipilih untuk Pasukan Pengibar Bendera Pusaka "Paskibraka" 2026
Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri setelah segera keluar rumah dengan bantuan warga sekitar.
Kapolres Sekadau, Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Rumah milik Edward Agustinus Kale alias Edo (32) mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian pondasi yang dilaporkan turun hingga beberapa meter.
Sebuah mobil yang terparkir di teras berhasil diselamatkan, tetapi sejumlah barang lainnya, termasuk satu unit sepeda motor, masih tertimbun dan belum dapat dievakuasi.
Dari hasil pengecekan awal, peristiwa ini diduga kuat disebabkan oleh pergeseran tanah serta kondisi pondasi bangunan yang sudah rapuh.
Faktor geografis lokasi yang sering tergenang air dan banjir juga turut memperparah kondisi tanah. Rumah tersebut diketahui telah berdiri sejak tahun 2017.
Pada pagi harinya sekitar pukul 08.30 WIB, aparat gabungan dari kepolisian, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Forkopincam Sekadau Hilir, serta pihak perusahaan PT. PHS turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Petugas langsung memasang garis polisi guna mengamankan area dan membatasi akses masyarakat, mengingat lokasi kejadian berada di pinggir jalan raya dan berpotensi membahayakan.
Selain itu, pengaturan lalu lintas juga dilakukan untuk mencegah kemacetan dan risiko lanjutan.
Koordinasi lintas instansi pun dilakukan untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.
| Dewan Pengawas Apresiasi Komitmen RSUD SSMA, Soroti Prioritas Perbaikan Layanan |
|
|---|
| Jumlah RT di Kecamatan Nanga Mahap Sekadau Capai 233, Tersebar di 13 Desa |
|
|---|
| Polantas sebagai Etalase Polri, Satlantas Polres Sekadau Jaga Pelayanan Prima |
|
|---|
| Polisi dan Damkar Sigap Tangani Tumpahan Solar di Tugu PKK Sekadau |
|
|---|
| Kasus Dugaan Pemerkosaan Keponakan Sendiri di Sekadau Memasuki Babak Baru, Berikut Pernyataan Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/amblas-sekadau-rumah.jpg)