Kalbar Sukses Raih Peringkat Dua Indeks Pembangunan Olahraga Tahun 2023

Nilai SDI Kalbar hanya selisih sedikit dari Provinsi Sulawesi Utara yang menduduki peringkat pertama nasional, dengan nilai SDI sebesar 0,462. 

Penulis: Anggita Putri | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Adpim Provinsi Kalbar
Kepala Disporapar Kalbar Windy Prihastari menyerahkan bantuan sapras olahraga kepada para atlet PPLP Provinsi Kalbar, Selasa 5 November 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Provinsi Kalimantan Barat sukses menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Kali ini, dari penilaian Indeks Pembangunan Olahraga Tahun 2023, Provinsi Kalbar berhasil memperoleh perigkat kedua nasional, dengan nilai Sport Development Indeks (SDI) sebesar 0,451.

Nilai SDI Kalbar hanya selisih sedikit dari Provinsi Sulawesi Utara yang menduduki peringkat pertama nasional, dengan nilai SDI sebesar 0,462. 

Hal tersebut diketahui dari laporan Indeks Pembangunan Olahraga Tahun 2023 yang bertajuk, Kebugaran Jasmani dan Generasi, yang dirilis oleh Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar Windy Prihastari mengungkapkan, Indeks Pembangunan Olahraga adalah indeks gabungan yang mencerminkan keberhasilan pembangunan olahraga berdasarkan sembilan dimensi dasar. Yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) olahraga, ruang terbuka, literasi fisik, kebugaran, perkembangan personal, kesehatan, ekonomi, performa, dan partisipasi.

“Capaian Indeks Pembangunan Olahraga Provinsi Kalbar pada tahun 2023 berdasarkan laporan hasil SDI 2023 yang dirilis Kemenpora RI sebesar 0,451, dan berada di peringkat dua nasional. Capaian ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sebesar 0,361, dan berada di atas Indeks Pembangunan Olahraga nasional sebesar 0,327,” ungkap Windy kepada wartawan, Selasa 2 Januari 2024.

Pesan Pj Gubernur Kalbar ke 72 PPPK yang Terima SK, Kepala BKD Tekankan soal Aturan

Lebih lanjut, Windy menjelaskan terkait penilaian tersebut, bahwa tingkat partisipasi masyarakat Kalbar untuk berolahraga mengalami peningkatan dari 0,312 pada tahun 2022, menjadi 0,421 pada tahun 2023. 

Sejalan dengan hal tersebut, kata dia, tingkat kebugaran masyarakat Kalbar juga meningkat, yaitu dari 0,232 pada tahun 2022, menjadi 0,244 pada tahun 2023.

“Hal tersebut tentunya beriringan dengan ketersediaan ruang terbuka olahraga yang juga mengalami peningkatan dari 0,331 pada tahun 2022, menjadi 0,981 pada tahun 2023. Peningkatan-peningkatan tersebut telah berdampak pada peningkatan dimensi ekonomi yang juga mengalami peningkatan dari 0,670 pada tahun 2022, menjadi 0,738 pada tahun 2023,” paparnya.

Windy memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar akan terus berkomitmen melaksanakan pembangunan keolahragaan secara berkelanjutan. Yang mana, berbagai upaya menurutnya terus dilaksanakan. Antara lain melalui peningkatan kualitas sarana dan prasarana olahraga, serta kempanye, Masyarakat Kalbar Bugar Ayo Olahraga.

“Salah satu indikatornya juga ada ketersedian ruang olahraga terbuka, termasuk sapras (sarana prasarana). Selain itu, kami juga telah berhasil melakukan penataan di kawasan Gelora Khatulistiwa dengan inovasi Blodar Khatulistiwa (Bersama Mengelola dan Revitalisasi Gelora Khatulistiwa),” pungkasnya.

Kalbar Populer Hari Ini 2 Pejabat Pemkot Singkawang Diperiksa, Warga Putussibau Resah Knalpot Racing

(*)

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved