FKUB Kalbar dan Densus 88 Mabes Polri Silaturahmi ke Kapuas Hulu

"Juga untuk memperkuat partisipasi FKUB dan Tokoh Agama dalam menciptakan kerukunan, terutama di masyarakat kalangan bawah terutama generasi muda," uc

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Silaturahmi FKUB Provinsi Kalbar, dengan FKUB Kapuas Hulu, dengan tokoh masyarakat Kapuas Hulu, di Sekretaris FKUB Kapuas Hulu n, Kamis 28 Desember 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kapuas Hulu, Zainuddin menyampaikan, FKUB Provinsi Kalbar telah melaksanakan silaturahmi dengan FKUB Kapuas Hulu, dengan tokoh masyarakat Kapuas Hulu.

"Dalam pertemuan tersebut hadir langsung Ketua FKUB Kalbar yaitu Prof. DR. Ibrahim, Kakan Kemenag Mad Rais, dan Kasatgaswil AT Densus 88 Mabes Polri Aryo Mustaqim," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Jumat 29 Desember 2023.

Zainuddin menyatakan, silaturahmi ini untuk memperkuat kerukunan di Kapuas Hulu, dengan tujuan terjalin koordinasi yang kuat dan baik antara FKUB Provinsi Kalbar dengan FKUB Kabupaten Kapuas Hulu.

"Juga untuk memperkuat partisipasi FKUB dan Tokoh Agama dalam menciptakan kerukunan, terutama di masyarakat kalangan bawah terutama generasi muda," ucapnya.

Imigrasi Putussibau Operasi Pengawasan Orang Asing di Kapuas Hulu

Pastinya jelas Zainuddin, pihaknya sangat menyambut baik dengan adanya silaturahmi dari FKUB Provinsi Kalimantan Barat ini ke FKUB Kapuas Hulu dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Kapuas Hulu.

"Kita harapkan dengan silaturahmi ini, agar tercipta situasi dan kondisi yang lebih kondusif, aman dan tenang. Terutama dalam kondisi tahun politik seperti sekarang," ujarnya.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kapuas Hulu, Mad Rais menambahkan, dengan kondisi masyarakat Kapuas Hulu yang multi agama dan multi etnis, peran tokoh agama dan masyarakat sangatlah diperlukan dalam menciptakan masyarakat yang harmonis.

"Walaupun sampai saat ini masyarakat Kapuas Hulu bisa hidup berdampingan dengan baik, tapi kerukunan harus tetap dirawat dan dijaga dengan baik," ungkapnya.

Kasatgaswil AT Densus 88 Mabes Polri, Aryo Mustaqim, menuturkan masyarakat Indonesia yang sangat besar rawan terpapar sikap radikalisme, dan menjadi terorisme apabila tidak diantisipasi sejak dini.

"Oleh karenanya Densus 88 berusaha memberikan pendidikan dan pelatihan tentang siber, khususnya kepada generasi muda agar mereka paham mana situs yang baik atau hoax," ungkapnya.

Ketua FKUB Provinsi Kalbar, Prof. DR. Ibrahim menyatakan, tugas dan fungsi FKUB Provinsi dan kabupaten, kota, tokoh agama dan FKUB harus lebih ditingkatkan di masyarakat.

"Secara khusus saya mengingatkan kembali berbagai regulasi yang harus dijalankan oleh FKUB dan berbagai peran institusi, partisipatif, dan inisiatif di masyarakat," ungkapnya. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved