Harysinto Linoh Dorong Guru di Sintang Tanamkan Gerakan Menulis ke Peserta Didik
"Bahkan dengan banyaknya buku yang dikeluarkan penulis maka itu akan menaikkan derajat Kabupaten Sintang," jelasnya.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh membuka Launching buku peserta Indonesia Cakap Litrerasi Program Organisasi Penggerak (ICL POP) Forum Indonesia Menulis (FIM) dan Sintang Menulis di Pendopo komplek rumah dinas Bupati Sintang, Senin 11 Desember 2023.
Buku yang dilaunching merupakan karya para guru dan kepala sekolah yang ada di Kabupaten Sintang. Mulai dari buku antologi hingga buku sejarah.
"Saya paling salut untuk orang yang bisa menulis. Karena literasi itu jangan fokus untuk membaca tapi harus menulis. Saya pernah ditawarkan coba tulis otobiografi sejak lulus dokter atau sejak bertugas di Sintang. Oke saya mulai. Judulnya perjalanan dokter di kabupaten Sintang. Selesai di situ judul doang. Bingung lanjutnya. Nyari judul susah setengah mati. Saya sangat apresiasi bapak ibu yang sudah menulis buku," kata Sinto.
Menurut Sinto, sebuah kabupaten itu bisa maju bukan hanya dilihat dari tingkat pertumbuhan ekonomi.
Bukan juga dari tingkat rendahnya tingkat kemiskinan. Tetapi itu juga diukur dengan tingkat pendidikan, bebas buta huruf.
• Pemkab Sintang Harap Persoalan Batas Wilayah Desa Tuntas 2023
"Bahkan dengan banyaknya buku yang dikeluarkan penulis maka itu akan menaikkan derajat Kabupaten Sintang," jelasnya.
Sinto berharap, guru yang punya hobi menulis dapat ditularkan ke anak didiknya di sekolah. Menurutnya, anak anak saat ini cenderung malas membaca dan menulis karena ketergantungangan dengan gadget.
"Jangankan suruh nulis, baca aja susah tapi kalau nonton cepet. Sekarang itu anak ulangan di sekolah pakai Google form. Jawaban essay diketik, bukan ditulis tangan. Saya berharap buku yang sudah ditulis bisa tersebar di luar Sintang," harap Sinto.
Ketua Panitia Kegiatan, Ernela Yunida Fita mengatakan buku yang dilaunching merupakan karya kepala sekolah dan guru Sintang.
Menurut Ernela, dunia literasi tidak hanya bergerak guru saja, semuanya harus bergerak, agar bisa menjadikan Kabupaten Sintang kiblatnya literasi.
"Semoga laucnhing hari ini bisa berdampak luas dengan menulis kita bawa perubahan terutama pola pikir kita masing masing," harapnya. (*)
Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini
Tiga Kali Mangkir, Mantan Kades Mentunai Dijemput Paksa di Pondok Perkebunan Sawit |
![]() |
---|
Polda Kalbar Masih Selidiki Penyebab Meninggalnya Anggota Brimob di Ketapang |
![]() |
---|
Polsek Toba Verifikasi Tujuh Titik Hotspot, Tiba di Lapangan Api Sudah Padam |
![]() |
---|
Unjuk Rasa di Pontianak Ricuh, Kapolresta: Mari Jaga Kota Tetap Damai dan Kondusif |
![]() |
---|
Personel Polsek Beduai Verifikasi Titik Hotspot untuk Pastikan Api Padam dan Situasi Terkendali |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.