Naik Dango Ke-39 Dilaksanakan di Toho Kabupaten Mempawah Pada April 2024

Untuk itu dilaksanakan Rapat dan Kordinasi (Rakor) Persiapan Naik Dango, di Mempawah Convention Center (MCC), Kamis 23 November 2023.

Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ramadhan
Ketua DAD Kabupaten Mempawah Adrianus saat menyampaikan sambutan pada Rapat dan Kordinasi (Rakor) Persiapan Naik Dango ke-39 Tahun 2024, di Mempawah Convention Center (MCC), Kamis 23 November 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Event Budaya Naik Dango ke-39 Tahun 2024 akan dilaksanakan di Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Untuk itu dilaksanakan Rapat dan Kordinasi (Rakor) Persiapan Naik Dango, di Mempawah Convention Center (MCC), Kamis 23 November 2023.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DAD Provinsi Kalbar Cornelius Kimha, Ketua DAD Mempawah Adrianus, jajaran Forkopimda, OPD, Camat, Para Kapolsek jajaran Polres Mempawah, dan tamu undangan lainnya.

Diawal sambutannya, Ketua DAD Kabupaten Mempawah Adrianus mengatakan, setiap gawe bisa sampai dihadiri 25 ribu orang. Maka sangat perlu disosialisasikan dan dikoordinasikan dengan perangkat daerah khususnya Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan Kepala OPD dan instansi terkait lainnya.

Mengingat Naik Dango ini melibatkan 3 Kabupaten, yakni Kabupaten Mempawah, Kubu Raya, dan Landak, yang terdiri 27 Kecamatan.

Baca juga: Sekda Ismail Hadiri Rakor Persiapan Naik Dango ke-39 Kabupaten Mempawah

"Masing-masing Kecamatan biasanya ada yang mengirim 150-300 orang. Kalau 1 kecamatan mengirim 100 orang saja, maka akan ada 2.700 orang yang hadir dalam acara naek dango nanti. Maka kami sudah mempertimbangkan lokasi rumah adat yang bisa menampung 2000 orang yakni di Kecamatan Toho," jelas Adrianus.

Adrianus menyampaikan perihal sosialisasi persiapan Naik Dango yang akan dilaksanakan ialah karena pihaknya melihat kegiatan ini melibatkan banyak orang.

Untuk itu lanjut Adrianus, maka perlu antisipasi agar seluruh elemen masyarakat mengetahuinya sehingga mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan.

"Salah satu dampaknya saya pastikan di lokasi kegiatan akan terjadi kemacetan lalu lintas. Maka kita sosialisasikan ini agar masyarakat mengetahui dan memahami kondisinya nanti," jelas Adrianus.

Adrianus menyampaikan, pihak DAD Kabupaten Mempawah selain melakukan persiapan Naik Dango juga ada beberapa agenda kegiatan lainnya.

"Maka saya minta Pengurus DAD Kabupaten Mempwah agar meninggalkan kebiasaan lama yang menjaga jarak dengan suku dan etnis lain. Saya ingin menunjukan bahwa keberagaman etnis itu sangat indah dan harus selalu kita pelihara," ujar Adrianus.

Adrianus turut berharap ormas-ormas lain agar mempersiapkan tampilan yang bisa ditampilkan dalam acara Naik Dango nanti.

"Karena, kita banyak kegiatan seni budaya. Jadi silahkan dari Bugis, Melayu, Madura dan lain bisa ikut berpartisipasi menampilkan keseniannya," tutup Adrianus. (*)

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved