Masih Ada 40 Hektar Kawasan Kumuh di Pontianak, Sebagian Besar di Pontianak Timur Barat dan Utara
Lanjut Derry, ada sejumlah ciri kawasan kumuh, di antaranya adalah infrastrukturnya jelek dan sebagian besar kondisi rumah tidak layak huni serta ileg
Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman (Perkim) Kota Pontianak, Derry Gunawan mengungkapkan kawasan kumuh di Kota Pontianak masih seluas 0,4 persen dari total luas wilayah atau kurang lebih 40 hektar.
Kata Derry, luas kawasan kumuh tersebut sudah terbilang sangat-sangat rendah.
"Kawasan kumuh di Kota Pontianak kurang lebih tinggal 0,4 persen, atau sekitar kurang lebih 40 an hektar lagi saja, sangat sangat rendah sudah hampir 0 persen, tapi kan kalau 0 sama sekali ndak mungkin, nanti sudah kita tangani tiba-tiba ada yang baru lagi, tetap setiap tahun itu selalu ada," ujarnya saat diwawancarai Tribun Pontianak, Rabu 15 November 2022.
"Itu yang jadi fokus kita untuk ditangani supaya tidak kumuh," tambahnya.
Lanjut Derry, ada sejumlah ciri kawasan kumuh, di antaranya adalah infrastrukturnya jelek dan sebagian besar kondisi rumah tidak layak huni serta ilegal atau tidak bersertifikat.
• Pangdam XII/Tanjungpura Iwan Setiawan Bantah Anggota TNI Intimidasi Keluarga Ketua BEM UI
"Ciri-ciri kawasan kumuh itu lahannya tidak teratur, padatannya tinggi, infrastrukturnya jelek, jalan drainasenya jelek, nggak ada lahan terbuka hijau, kemudian kondisi rumahnya sebagian besar tidak layak huni. Ada juga yang ilegal misalnya menempati bantaran sungai, kemudian tidak bersertifikat," ungkapnya.
"Tidak memenuhi standar-standar bangunan yang baik, misalnya pencahayaannya tidak ada, atapnya bocor bolong-bolong," tambahnya
Selain itu, sebagian besar kawasan kumuh biasanya berada pada lingkungan masyarakat rendah.
"Dan kebanyakan kawasan kumuh ini berada pada lingkungan masyarakat rendah," katanya.
Di antara ciri-ciri tersebut, kawasan kumuh Kota Pontianak berada di Kecamatan Pontianak Timur, Pontianak Barat dan Pontianak Utara.
"Sebagian besar ada di Kecamatan Pontianak Timur di tepian sungai itu kan ada Banjar Sarasan, Kampung Beting. Kemudian di Pontianak Barat di tepian sungainya itu, Bangka Belitung Laut. Kemudian di Pontianak Utara juga ada sedikit," tandasnya. (*)
Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini
Update Harga Sembako di Kalimantan Barat Hari Ini Terbaru: Cabai Naik, Bawang dan Daging Turun |
![]() |
---|
Gubernur Kalbar Ria Norsan Imbau Massa Aksi Jaga Kondusifitas dan Sampaikan Aspirasi dengan Damai |
![]() |
---|
Situasi Terkini Aksi Damai di Sekitar Bundaran Digulis Untan Pontianak |
![]() |
---|
Unjuk Rasa Sempat Berlanjut di Bundaran Digulis Jumat Malam |
![]() |
---|
Aksi Damai Berlanjut ke Bundaran Digulis |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.