Data BNN, 230 Daerah Kalbar Rawan Narkotika, Penggunaan Aktif Capai 16 Ribu Jiwa
"inilah yang harus kita perhatikan dengan berbagai kegiatan, harapannya di Kalbar ada tempat rehabilitasi yang maksimal khususnya rawat inap," ujarnya
Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jumlah penyalahgunaan narkoba aktif di Kalimantan Barat mencapai 0,4 persen dari jumlah penduduk Kalimantan Barat, atau bila dijumlahkan mencapai 16.750 ribu orang.
Data tersebut diungkapkan Kepala BNN Kalbar Brigjenpol Sumirat Dwiyanto, Selasa 14 November 2023.
"Prefelensi penyalahgunaan narkotika usia produktif 15 sampai 64 tahun yaitu sekitar 16.750 orang, itu mereka yang aktif satu tahun terakhir menggunakan narkotika di Kalbar," ungkapnya.
Kemudian, untuk pengguna yang tidak aktif berada pada angka 0,8% atau mencapai 33.500 jiwa yang ada di Kalbar.
"inilah yang harus kita perhatikan dengan berbagai kegiatan, harapannya di Kalbar ada tempat rehabilitasi yang maksimal khususnya rawat inap," ujarnya.
Baca juga: Persiapan Liga 3, 157 Pemain Ikut Seleksi Persipon
Dalam narkotika terdapat suplay and demand atau penyuplai dan pengguna, oleh sebab itu keduanya harus ditekan bersama - sama, baik dari sisi penyuplai dan pengguna
Di Kalbar sendiri ia mengungkapkan terdapat 230 wilayah rawan narkotika, untuk wilayah kategori bahaya terdapat 63 wilayah, sisanya masuk kategori waspada, dan siaga. (*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
Update Harga Sembako di Kalimantan Barat Hari Ini Terbaru: Cabai Naik, Bawang dan Daging Turun |
![]() |
---|
Gubernur Kalbar Ria Norsan Imbau Massa Aksi Jaga Kondusifitas dan Sampaikan Aspirasi dengan Damai |
![]() |
---|
Situasi Terkini Aksi Damai di Sekitar Bundaran Digulis Untan Pontianak |
![]() |
---|
Unjuk Rasa Sempat Berlanjut di Bundaran Digulis Jumat Malam |
![]() |
---|
Aksi Damai Berlanjut ke Bundaran Digulis |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.