Mantan Wabup Sintang Wafat
Ade Kartawidjaja Tutup Usia, Wabup Sintang: Beliau Tauladan Bagi Semua Orang
Upacara prosesi pemakaman jenazah Ade Kartawidjaja dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sintang, Melkianus.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Pemerintah Kabupaten Sintang menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Ade Kartawidjaja, mantan Wakil Bupati Sintang, Periode 2000-2005 di RSUD Ade M Djoen Sintang, pada Senin 6 November 2023 pagi.
Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah kemudian dibawa ke Masjid Jami' Sultan Nata lalu kemudian dimakamkan di Kompleks Pemakaman Raden Mahmoed Mangku Negara yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sintang, Melkianus.
Pantauan TribunPontianak.co.id di lokasi, ratusan pelayat dari berbagai kalangan menghantarkan langsung jenazah Ade Kartawidjaja ke peristirahat terakhir.
Tokoh agama, tokoh masyarakat, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda Sintang terlihat hadir.
Bersamaan dengan Melkianus, Bupati Sintang Jarot Winarno dan juga Mantan Bupati Sintang, Milton Crosby juga tampak hadir di pemakaman.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sintang kami menyampaikan turut berbela sungkawa atas meninggalnya bapak Ade Kartawidjaja, Wakil Bupati Sintang periode 2000-2005. Semoga tuhan yang maha esa memberikan bimbingan dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan," kata Melkianus.
• BREAKING NEWS - Ade Kartawidjaja Wabup Sintang Periode 2000-2005 Tutup Usia
Menurut Melki, sosok Ade Kartawidjaja semasa hidupnya menjadi tauladan bagi semua orang. Sehingga, banyak sekali pengabdian almarhum kepada Pemkab Sintang.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas pengabdian beliau semasa hidupnya yang sudah membantu di dalam pemerintahan dan beliau adalah figur tauladan kita untuk mencapai semua kehidupan di dunia. Beliau seorang ayah, kakek dan tentu menjadi kebanggaan keluarga. Suami yang jadi panutan ini akan menjadi tauladan kepada kita semua," ujar Melki.
Ade Kartawidjaja meninggal dunia karena sakit di RSUD Ade M Djoen. Dia dirawat selama 9 hari.
"Usia beliau 74 tahun. Kematian suatu keniscayaan. Istri dan keluarga menjaga penuh sesak karena di dalam ICU kondisinya memang agak lemah dipindahkan ke ICU. Mohon doa keluarga besar ikhlas. Beliau ini penuh pergaulan bahkan sempat jadi Camat, kepala bagian, asisten, hingga wakil Bupati dan di masyarakat memimpin MABM. Saya mewakili keluarga besar mewakili menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelayat yang hadir," kata Senen Maryono.
• Gelar Rakor dan Evaluasi KLA, Dinas KBP3A Sintang Rencanakan Susun Drat Perda KLA
(*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.