Juliadi Ajak Petani Milenial di Sambas Bangun Daerah Berbasis Smart Farming

Menurutnya saat ini petani milenial di Kabupaten Sambas sudah memiliki peran baik dalam membangun dunia pertanian di Sambas.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Ketua Jaringan Pertanian Nasional Kabupaten Sambas, Juliadi saat memaparkan materi pada penyampaian motivasi penyuluh pertanian, Rabu 1 November 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Sejumlah petani milenial menjadi peserta kegiatan evaluasi, apresiasi dan motivasi penyuluh pertanian, Rabu 1 November 2023.

Kegiatan itu digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.

Motivasi berkaitan dengan pertanian menghadirkan tiga narasumber meliputi unsur petani milenial dan Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat.

Ketua Jaringan Pertanian Nasional Sambas, Juliadi salah satu yang menjadi narasumber. Ia menyampaikan tema peran petani milenial dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Sambas.

Menurutnya saat ini petani milenial di Kabupaten Sambas sudah memiliki peran baik dalam membangun dunia pertanian di Sambas.

Baca juga: Langganan Banjir Rob dan Abrasi, BPBD Kalbar Turunkan Tim Kaji Cepat ke Desa Sebatuan Sambas

"Hampir di seluruh kecamatan para petani milenial kini aktif dalam melakukan sebuah kegiatan pada sektor pertanian, sehingga bisa meningkatkan juga sebuah pendapatan pada petani milenial," katanya.

Juliadi menambahkan, ke depan petani milenial harus memiliki sebuah inovasi, salah satunya mengubah status dari petani tradisional ke petani modern yang konsepnya sudah dengan sistem IT.

"Sehingga para petani milenial ke depan dalam mengolah lahan sudah dengan cara-cara modern, misalnya kebunnya sudah terhubung dengan cara smart farming," ucapnya.

Juliadi mengajak para petani milenial ini untuk menjadi bagian dari sebuah Inpres No 1 tahun 2021 tentang percepatan pembangunan daerah perbatasan.

"Maka dengan adanya Inpres tersebut petani milenial harus siap dengan sebuah produk-produk pertanian yang sudah siap meluncur ke negara-negara tetangga seperti Malaysia, Brunai, Thailand maupun negara-negara lainnya," katanya. (*)

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved