Direktur PDAM Tirta Galaherang Mempawah Optimis Perda Perumda Bawa Dampak Positif ke Pelayanan

M Taufik menjelaskan, Perda tentang Perumda Tirta Galaherang merupakan implikasi dari amanat PP Nomor 54 yang mewajibkan PDAM berubah menjadi Perumda.

Penulis: Ramadhan | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK/RAMADHAN
Direktur PDAM Tirta Galaherang Mempawah, M Taufik. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Direktur PDAM Tirta Galaherang Mempawah, M Taufik optimis Perda Perusahaan Air Minum Daerah (Perumda) akan berdampak positif bagi kinerja pelayanan PDAM di masa mendatang.

"Saya optimis Perda Perumda akan berdampak positif untuk peningkatan kinerja pelayanan PDAM Mempawah dimasa depan. Karena Perumda Tirta Galaherang Mempawah bisa leluasa mengembangkan inovasi melalui kerjasama dengan pihak ketiga. Mohon doa dan dukungannya,” terang M Taufik saat dikonfirmasi awak media, Jumat 20 Oktober 2023.

M Taufik menjelaskan, Perda tentang Perumda Tirta Galaherang merupakan implikasi dari amanat PP Nomor 54 yang mewajibkan PDAM berubah menjadi Perumda.

“Setelah menjadi Perumda, maka ini juga yang menjadi corong pintu masuk untuk mendapatkan penyertaan modal dari pemerintah daerah,” ujar Taufik.

Taufik meyakini, tidak hanya sebatas suntikan modal yang didapatkan, dengan perubahan menjadi Perumda juga memungkinkan pihaknya mendapatkan penyertaan modal dari investor.

“Kita juga bisa menjalin kerjasama dengan investor maupun pihak ketiga dalam rangka meningkatkan pelayanan air bersih di masyarakat,” tuturnya.

DPRD Kota Pontianak Harap Perumda Tirta Khatulistiwa Buat Terobosan Baru Atasi Air Ledeng Asin

Untuk itu kata Taufik, saat ini pihaknya bersama Pemda Mempawah sedang melakukan pembahasan berkenaan dengan penyertaan modal tersebut.

"Kalau saat ini masih belum ada penyertaan modal untuk PDAM Mempawah. Kami masih fokus membahas aset-aset air bersih yang telah dibangun Pemda Mempawah yang nantinya akan diserahkan kepada PDAM sebagai bentuk penyertaan modal,” terangnya.

Demi perbaikan pelayanan bagi masyarakat, Taufik menyebut pihaknya telah menyusun rencana dalam bisnis plan sejak tahun 2020-2025. Termasuk rencana pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru dengan kapasitas 300 liter per detik.

“Insya Allah tahun depan baru proses. Saat ini, saya fokus pada peningkatan yang existing dulu. Yang sudah jalan secara bertahap yakni pelayanan pompa ON selama 24 jam 3 kali dalam seminggu yakni (Senin-Rabu dan Sabtu),” tutupnya.

Kemarau Panjang, Suplai Air PDAM Tirta Landak Terkendala

(*)

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved