Kekayaan Pejabat

Intip Harta Kekayaan Kombes Pol Sumy Hastry Dokter Forensik yang Tangani Kasus Mirna Salihin

Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti merupakan dokter forensik Polri yang menangani kasus Mirna Salihin.

Kolase Tribun Pontianak
Kolase Kombes Pol Sumy Hastry Dokter Forensik yang Tangani Kasus Mirna Salihin. Intip Harta Kekayaannya dalam artikel ini 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Intip berapa Harta Kekayaan Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti dalam artikel ini.

Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti merupakan Dokter Forensik Polri yang menangani kasus Mirna Salihin.

Kini ia diketahui menjabat sebagai Kabid Dokkes Polda Jateng.

Sebelumnya ia juga pernah menjadi Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jateng.

Tak hanya itu, Sumy Hastry Purwanti sempat mengemban amanah sebagai Kabid Dokkes Polda NTB.

Wanita kelahitan 23 Agustus 1970 itu diketahui merupakan lulusan SEPA Polri pada tahun 1998 yang berpengalaman dalam bidang kedokteran.

Baca juga: Cek Berapa Harta Kekayaan AKBP Hendro Sukmono, Lapor Tak Punya Tanah dan Bangunan

Sebagai satu diantara pejabat Polri, Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti diamanahkan untuk melaporkan Harta Kekayaannya kepada negara.

Hal ini sesuai dengan dengan Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara atau LHKPN sendiri menjadi bagian penting upaya mencegah tindak korupsi.

Penyampaian LHKPN selama Wajib LHKPN menjabat dilakukan secara periodik setiap 1 tahun sekali atas harta kekayaan yang dimiliki per posisi 31 Desember.

LHKPN itu diserahkan kepada KPK paling lambat tanggal 31 Maret pada tahun berikutnya.

Dilansir dari laman e-LHKPN Jumat 13 Oktober 2023, Sumy Hastry Purwanti rutin melaporkan Harta Kekayaannya kepada negara.

Teranyar adalah 13 Februari 2023 untuk periodik 2022.

Baca juga: Punya Mobil Hasil Hadiah! Intip Jumlah Harta Kekayaan Irjen Pol Krishna Murti Kadiv Hubinter Polri

 dr Sumy Hastry Purwanti saat membantu proses identifikasi jenazah korban jatuhnya pesawat AirAsia di Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalteng, Rabu (7/1/2015).
dr Sumy Hastry Purwanti saat membantu proses identifikasi jenazah korban jatuhnya pesawat AirAsia di Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalteng, Rabu (7/1/2015). (KOMPAS.COM)

Berdasarkan LHKPN itu, ia mempunyai total Harta Kekayaan Rp. 5,2 Miliar.

Sumy Hastry Purwanti mempunyai harta tak bergerak yakni tanah dan bangunan di Jakarta Pusat serta Semarang.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved