Ragam Contoh

7 Contoh Pidato Singkat Tentang Maulid Nabi Untuk Lomba dan Berbagai Acara

Berikut ini kumpulan contoh pidato singkat, pendek tentang Maulid Nabi yang dapat kamu jadikan sebagai bahan referensi, dikutip dari

Instagram
Kata sambutan digunakan sebagai pembuka atau untuk mengawali suatu acara. Bisa dibilang, kata sambutan sama dengan pidato. 

Contoh 3

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh,

Kepada yang terhormat bapak ibu hadirin yang dimuliakan Allah. Pada kesempatan ini marilah kita ucapkan rasa syukur kita kepada Allah Yang Maha Kuasa.

Alhamdulillah pada kesempatan kali ini kita masih diberi nikmat sehat tanpa halangan suatu apapun.

Sehingga pada kesempatan yang mulia ini kita masih diberi umur yang panjang dan dapat berkumpul dalam acara peringatan maulid Nabi.

Shalawat serta salam mari kita haturkan kepada penyelamat kita dari zaman kegelapan menuju zaman terang benderang yaitu Nabi Muhammad.

Nabi sejuta umat baginda Nabi Agung Muhammad Saw yang kita nantikan pertolongannya di hari akhir kelak.

Pada kesempatan kali ini sedikit saya sampaikan pidato Maulid Nabi Muhammad SAW tentang sifat terpuji dari beliau.

Amatlah penting bagi kita sebagai umat muslim untuk mengetahui sifat yang dimiliki baginda Rasulullah.

Sebagaimana telah termaktub dalam Al Qur'an bahwa Allah telah benar benar memberikan suri tauladan yang baik.

Rasulullah dengan segala kebaikan dan budi luhurnya wajib kita tiru.

Walaupun sebagai manusia biasa kita tidak dapat meniru seratus persen sifat beliau namun sifat ini dapat kita jadikan acuan dalam berperilaku.

Hadirin yang berbahagia,

Perilaku jujur atau Shiddiq merupakan sifat utama yang dimiliki Rasulullah. Mengapa demikian? Karena seseorang yang berbuat jujur akan mudah diterima di masyarakat dan lingkungan.

Tidak hanya jujur dengan orang lain saja, yang utama adalah berbuat jujur dengan diri sendiri. Seseorang yang terbiasa dengan perilaku jujur dalam berperilaku akan menunjukkan perilaku yang baik pula.

Demikian juga orang yang memiliki kejujuran yang rendah akan menunjukkan kualitas akhlak yang kurang baik pula. Dalam berperilaku harusnya nabi Muhammad sebagai tolak ukur kita. Hal tersebut dimaksudkan sebagai rasa kecintaan kita terhadap baginda.

Sudah seharusnya kita tidak mengharap pujian atas gemerlapnya dunia ini.

Mari kita senantiasa menyambut peringatan ini dengan rasa syukur yang mendalam. Semoga senantiasa diberi kemudahan jalan, rezeki, dan peningkatan iman taqwa kita.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kumpulan Contoh Khutbah Singkat Maulid Nabi Muhammad SAW Konsep Terbaru Tahun 2023

Contoh 4

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh,

Alhamdulillahi rabbil 'alamin, saya ucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan serta pada hadirin yang telah hadir pada kesempatan ini.

Mari bersama-sama kita ucapkan syukur dan puji kepada Allah Swt atas nikmat sehat, iman dan Islam yang sampai saat ini kita rasakan.

Tak lupa ucapan syukur dan terimakasih juga kita panjatkan pada junjungan kita semua Nabi besar Muhammad SAW yang telah menyelamatkan umat Islam sejak zaman jahiliyah.

Selanjutnya yang hendak saya sampaikan sebagai pembicara dalam pidato Maulid Nabi pada kesempatan ini adalah mengenai amalan yang tidak akan pernah ditinggalkan oleh Nabi.

Amalan apakah itu? Amalan tersebut adalah Nabi Muhammad SAW tidak pernah melepaskan jabat tangan sebelum sahabat beliau yang melepaskan terlebih dahulu.

Mengapa begitu? Sebab, menurut para ulama, berjabat tangan adalah salah satu cara untuk merontokkan dosa atau amalan buruk yang telah kita perbuat kepada seseorang.

Oleh sebab itu, marilah bapak dan ibu semuanya, jangan sampai kita memutus tali silaturahmi atau berjabat tangan dalam perayaan Maulid Nabi pada tahun ini.Mungkin cukup dahulu dari saya.

Terimakasih atas perhatian dan kehadiran Anda semua. Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Contoh 5

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Pertama-tama marilah kita memanjatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua, sehingga kita dapat bertemu di tempat yang berbahagia ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Shalawat dan salam kita sampaikan kepada Nabi Besar Muhammad SAW yang kelahirannya sedang kita peringati saat ini. Dalam memperingati maulid Nabi, mari kita teladani sikap dan sifat beliau yang mulia. Ada banyak kisah yang kita dengar tentang Rasulullah SAW, namun kali ini kita akan membuat satu cerita yang sederhana tetapi sangat mendalam.

Suatu hari, Rasulullah SAW sedang mengadakan majelis ilmu di Masjid Nabi. Masjid yang juga disebut Masjid Nabawi saat itu masih beralaskan pasir, tanpa ubin dan sajadah. Para manusia terbaik itu berkumpul di dalam masjid tersebut untuk meraih ilmu dari teladan terbaik.

Di saat yang sama, seorang lelaki badui yang berasal dari desa masuk ke dalam masjid, bukan untuk shalat ataupun mengikuti majelis ilmu. Orang tersebut berjalan ke pojok ruangan masjid, menengok ke kanan dan kiri lalu jongkok untuk kencing. Ya, dia kencing di dalam masjid.

Apa reaksi Anda jika mengetahui hal itu terjadi? Marah? Ya, wajar. Bahkan para sahabat Nabi SAW yang mulia saja bergejolak dan marah. Mereka mendatangi orang itu dan siap meledakkan amarahnya.

Mengetahui atmosfer diliputi dengan amarah, Rasulullah SAW memanggil para sahabat dan menenangkan mereka semua yang sudah siap melakukan ketegasan. Rasulullah memerintahkan para sahabat untuk tidak mengganggu hajat orang tersebut dan menyelesaikan hajatnya.

Nabi Muhammad SAW memanggil orang itu dengan nada yang ramah. Orang badui yang mengetahui bahwa di sekitarnya sudah dipenuhi dengan hawa amarah, berjalan menuju Rasulullah SAW. Ia menilai hanya Nabi Muhammad SAW satu-satunya orang yang tidak menampakkan wajah marah.

Beliau kemudian menasehati orang badui tersebut agar tidak melakukan hal yang sama untuk kedua kalinya. Beliau menjelaskan bahwa masjid dibangun untuk shalat dan membaca Al Quran, bukan untuk buang hajat. Orang itu paham lalu pergi meninggalkan masjid.

Tak lama berselang, tiba waktu shalat dan Nabi Muhammad SAW menjadi imam. Tanpa disangka, lelaki badui tadi ikut bergabung shalat jamaah. Ia masuk ke tengah-tengah barisan jamaah. Saat masuk ke gerakan i'tidal, lelaki badui ini kembali membuat geger.

Ia menambahkan doa i'tidal sesuai dengan versinya sendiri dan diteriakkan keras-keras. Padahal harusnya doa tersebut dibaca di dalam hati. "Ya Tuhan kami, bagi-Mu lah segala puji. Sayangilah aku dan Muhammad dan jangan Engkau sayangi orang-orang selain kami berdua," begitu doa yang ia ucapkan.

Lihatlah doa orang ini. Secara rukun shalat memang salah. Tapi jika kita lihat dari sudut pandang lain, orang ini telah memasukkan Nabi Muhammad SAW ke dalam hatinya. Bahkan ia telah menjadikan Rasulullah sebagai orang yang paling penting bagi hidupnya, di samping dirinya sendiri. Bagaimana bisa?

Pertemuan beberapa menit tadi telah mengisi hatinya dengan Nabi Muhammad SAW. Apa yang telah dilakukan oleh Rasulullah? Sederhana. Menahan amarah, berkata yang lembut, dan memberikan nasehat dari yang tulus dan terdalam.

Mari kita berkaca pada hidup kita. Apakah tutur kata, sikap, dan sifat bisa meninggalkan kesan yang positif dan mendalam untuk lingkungan sekitar kita? Jangan-jangan selama ini kita memberikan kesan negatif di hati banyak orang.

Dengan menjadikan Rasulullah SAW sebagai tolok ukur kita dalam menjalani hidup, Insya Allah kita akan mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Mari kita jadikan momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai titik perbaikan akhlak kita kepada Allah, makhluk-Nya, dan lingkungan sekitar kita.

Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Contoh Materi Perkenalan Diri Bahasa Inggris Untuk Anak SMP di Kelas

Contoh 6

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Para guru yang patut kami hormati beserta para tamu kehormatan kami yang bersedia hadir dalam acara Maulid Nabi di sekolah ini.

Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama, bahwa acara Maulid Nabi ini adalah acara yang rutin dilaksanakan di sekolah ini sebagai bentuk kepatuhan sekolah ini akan ajaran dan sunnah Nabi Muhammad SAW.

Oleh sebab itu tidaklah berlebihan jika kita selalu bersholawat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

Salah satu tujuan acara ini bukan saja sekedar memperingati, namun sebagai upaya meneladani semua ajaran Nabi Muhammad SAW.

Anak-anak kami yang saat ini menimba ilmu di sekolah dasar ini adalah ujung tombak akan berlanjutnya pengajaran akan ajaran Islam dan sunnahnya.

Sehingga menjadi insan paripurna di muka bumi Allah ini. Selain itu perayaan ini juga diharapkan menjadi simbol bahwa pendidikan agama harus diajarkan sedini mungkin agar hati dan jiwa berlaku seimbang sebagaimana yang allah dan Nabi inginkan.

Demikian yang bisa saya sampaikan semoga apa yang disampaikan dalam acara ini dapat diserap dan diamalkan dalam kehidupan para peserta didik kami dan kita disini semua tentunya.

Mohon maaf atas segala kekhilapan dan kekurangan dan saya akhiri dengan wabillahi taufik walhidayah wasallamualaikum warahmatullahiwabarakatuh.

Contoh 7

Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Hamdan wa syukran lillah, sholatan wasalaman 'ala rasulillah. La haula wala quwwata illa billah. Amma ba'du.

Pertama dan yang paling utama, mari kita panjatkan syukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, atas rahmat dan hidayah serta nikmat yang tak terkira kepada kita semua. Alhamdulillah.

Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada seorang tokoh, the best and the first man, pemimpin tak bergaji, direktur tak berdasi, guru tanpa sertifikasi. Beliau adalah kekasih Allah, berpangkat Rasulullah, bertitel habibullah, putranya Abdullah dan Aminah. Tak lain dan tak bukan ialah Nabi Besar Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

Dalam kesempatan kali ini, izinkanlah saya menyampaikan pidato singkat tentang Maulid Nabi yaitu menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai contoh dalam kehidupann kita sehari-hari.

Bulan ini merupakan bulan Rabiul Awwal. Istimewanya dari bulan ini ialah karena adanya hari kelahiran Nabi akhiru zaman, Muhammad SAW tepatnya pada tanggal 12 Rabiul Awwal atau 20 April 571 Masehi. Kelahiran putra Abdullah ini menjadi tonggak sejarah kebangkitan Islam di dunia. Sejak masih muda ia sudah menampakkan kepribadian yang luhur.

Hadirin sekalian, Nabi Muhammad SAW merupakan uswatun hasanah, yaitu suri tauladan yang baik bagi manusia. Allah berfirman dalam Surat Al-Ahzab ayat 21 yang artinya:

"Sesungguhnya telah ada pada diri rasulullah suri tauladan yang baik bagimu. Yaitu orang yang mengharapkan rahmat Allah dan hari kiamat, banyak menyebut nama Allah."

Ayat tersebut menunjukkan bahwa Rasulullah merupakan teladan yang baik. Beliau merupakan satu-satunya yang patut dijadikan contoh seluruh umat akhir zaman. Seluruh perbuatan, perkataan dan ketetapan selalu benar dan dibenarkan oleh Allah SWT.

Hadirin yang dirahmati Allah, Nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah memiliki sifat-sifat yang patut diteladani yaitu shidiq, amanah, tabligh, dan fathonah.

Dalam Al-Quran Allah berfirman melalui surat Al-Qalam ayat 4 yang artinya:

"Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung."

Dari ayat tersebut, ternyata pujian akhlak Nabi SAW bukan hanya dari manusia, melainkan juga dari Allah. Selain itu, sisi kehidupan Rasulullah dipotret dari segala sisi, bagaimana Rasulullah tidur, makan, berhubungan dengan sesama makhluk, bagaimana cara beliau menyelesaikan masalah, hingga persoalan tentang mandi dan buang air. Kita bisa mempelajari hal-hal tersebut melalui hadis-hadis beliau.

Demikian pidato singkat tentang Maulid Nabi yang dapat saya sampaikan. Kesimpulannya Nabi Muhammad SAW merupakan uswatun hasanah, yaitu merupakan suri tauladan yang patut dicontoh dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah adalah orang yang baik secara fisik dan akhlaknya.

Semoga kita termasuk umat Nabi Muhammad SAW yang selalu berusaha mempelajari dan menjalankan sunnahnya. Semoga kita tidak tergolong umat yang ingkar. Dan kita mendapat hidayah Allah SWT dan syafaat Rasulullah SAW.

Wassalamu 'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

(*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved