Kebakaran Ruko di Sintang

Usaha Warkop Ludes Terbakar, Ilyas: Padahal Hari Ini Mau Buka

Saat ditemui di lokasi kebakaran, Ilyas sedang mengikat tabung gas 3 KG di atas motor. Jumlahnya ada 8 tabung yang diambil Ilyas dari puing sisa kebak

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AGUS PUJIANTO
Ilyas, penyintas kebakaran mengikat tabung gas LPG 3 kg. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Warung Kopi Mama Iin, milik Ilyas di Jalan WR. Supratman kawasan Pasar Sungai Durian, Sintang, Kalimantan Barat, ludes terbakar.

Tak ada asetnya yang selamat. Kobaran api menghanguskan seluruh isi bangunan 7 unit ruko pada Minggu pagi, termasuk usaha warkop milik Ilyas.

"Semuanya abis terbakar," kata Ilyas ditemui di lokasi kebakaran, Senin 17 Juli 2023.

Ilyas hanya bisa pasrah melihat ruko yang disewanya ludes terbakar. "Padahal hari ini rencana mau buka warung. Tiga hari libur. Saya pulang ke Sungai Labi, Kelam Permai," ujarnya.

Saat ditemui di lokasi kebakaran, Ilyas sedang mengikat tabung gas 3 KG di atas motor. Jumlahnya ada 8 tabung yang diambil Ilyas dari puing sisa kebakaran.

Viral Video Diduga Pemilik Ruko Usir Pemulung yang Jarah Barang Sisa Kebakaran di Sintang

"Meja kursi, dangdang, dispenser, kulkas, tv abis. Gas ada 8. Ndak tau masih bisa dipakai lagi atau ndak," ungkap Ilyas.

Ilyas mengaku masih belum tahu mau pindah tempat usaha di mana pasca ruko yang disewanya terbakar.

"Rugi sekitar 50 juta. Saya nyewa ruko, sudah jalan 13 bulan. Ini tahun kedua. Masih mikir, nih, cari tempat baru. Alat warung sudah habis terbakar," kata Ilyas.

Kronologi Kebakaran

Kebakaran yang menghanguskan 7 unit ruko di Jalan WR Supratman, Pasar Sungai Durian diduga akibat korsleting listrik.

Sebelum terbakar, saksi melihat percikan api muncul dari meteran listrik di Toko Bintang Jaya.

Kapolres Sintang, AKBP Dwi Prasetyo Wibowo melalui Kapolsek Sintang Kota Iptu Sugiyono mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 06.15 Wib.

"Terdengar suara ribut dan teriak - teriak dari luar warung, selanjutnya saksi Widodo pemilik warung berlari untuk mengecek. Pada saat itu saksi melihat terjadi kebakaran dan muncul api dari meteran listrik dari toko bintang Jaya. Saksi kemudian berteriak kebakaran dan langsung melapor ke Busera," kata Sugiyono.

Tim Damkar Sintang dan Busera melakukan upaya pemadaman. Sekitar pukul 08.30 api berhasil dikendalikan dilanjutkan proses pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam.

"Kebakaran terjadi dikarenakan dugaan adanya korsleting listrik mengingat adanya asap yang berasal dari dekat KWH. Bangunan ruko yang terbakar dalam posisi masih tutup belum buka. Terbuat dari papan kayu sehingga api dengan cepat membakar seluruh bangunan. Sat Reskrim Polres Sintang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kejadian kebakaran tersebut," beber Sugiyono. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved