BPBD Sintang Pastikan Pemda Akan Segera Bangun Ulang Jembatan Gantung Desa Bangun Sepauk

Jembatan gantung tersebut ambruk setelah tali sling terputus. Empat orang warga yang kebetulan melintas jadi korban.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang bersama dengan Polsek Sepauk meninjau langsung ambruknya jembatan penghubung Dusun Mangka, di Desa Bangun, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Rabu 5 Juli 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang bersama dengan Polsek Sepauk meninjau langsung ambruknya jembatan penghubung Dusun Mangka, di Desa Bangun, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Rabu 5 Juli 2023.

Jembatan gantung tersebut ambruk setelah tali sling terputus. Empat orang warga yang kebetulan melintas jadi korban. Dua luka berat, sisanya luka ringan.

Kedatangan tim BPBD ke lokasi atas perintah Bupati Sintang Jarot Winarno untuk menghitung kebutuhan anggaran untuk pembangunan ulang jembatan gantung Desa Bangun.

"Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat terkait robohnya jembatan gantung di desa bangun, Bupati mengintruksikan kami segera mengecek lapangan untuk memperhitungkan kebutuhan anggaran untuk pembangunan kembali jembatan di desa bangun. Pemkab Sintang akan segera mengintruksikan kepada OPD teknis untuk membangun kembali jembatan yang roboh ini. Karena jembatan ini akses satu satunya yang paling dekat dengan pusat pemerintahan desa," kata Kabid rehabilitasi dan rekonstruksi BPBD, Apriana Subakti.

Jembatan Gantung penghubung Dusun Mangka, Desa Bangun, Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, putus pada Senin, 3 Juli 2023 malam.

Baca juga: Remaja di Sintang Bobol Alfamart, Curi Puluhan Bungkus Rokok untuk Dijual, Uangnya Buat Foya-foya

Empat orang warga dilaporkan menjadi korban putusnya sling Jembatan gantung tersebut. Dari empat korban dia di antaranya mengalami luka berat.

Identitas empat korban putusnya Jembatan gantung Bangun antara lain Tomas Edisonwarga desa Bangun Sekayu. Dia mengalami luka berat, retak pada tulang di bagian lutut kanan. Pada saat ini korban dibawa ke pontianak untuk melakukan penanganan medis.

Hengki, warga Desa Bangun Sekayu. Luka berat mengalami luka sobek di bagian kaki. Pada saat ini korban dibawa ke rumah sakit umum sekadau untuk melakukan penanganan medis

Sementara dua orang korban luka ringan Yasir Arafat warga Desa nanga Libau, luka ringan mengalami lecet gores di bagian kaki kanan dan Undai Warga Desa Bangun Sekayu, luka ringan mengalami lecet/luka gores di bagian kaki kanan dan tangan kiri.

"Mengingat jembatan ini belum bisa digunakan dan dalam tahap pemeriksaan dan akan ditindaklanjuti oleh pemda untuk dibangun kembali kami imbau masyarakat tidak menggunakan jalur air. Demi keselamatan bersama kami harapkan masyarakat gunakan jalur alternatif lain lewat sekubang," imbau Kapolsek Sepauk, Ipda Heru Woldy. (*)

Riwayat Jembatan Gantung Desa Bangun Sintang, Berusia 18 Tahun Dua Kali Ambruk

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved