Riwayat Jembatan Gantung Desa Bangun Sintang, Berusia 18 Tahun Dua Kali Ambruk
Selanjutnya telah dilakukan perbaikan jembatan oleh pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang pada bulan April tahun 2022.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Jembatan Gantung penghubung Dusun Mangka, di Desa Bangun, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, ambruk setelah tali sling putus.
Empat orang warga jadi korban, dua luka berat, sisanya luka ringan.
Jembatan ini, sudah berusia 18 tahun, dibangun menggunakan material kayu kelas II yang dibangun pada tahun 2005.
Pada bulan februari tahun 2022 jembatan Gantung mengalami kerusakan yang menyebabkan jembatan roboh.
Selanjutnya telah dilakukan perbaikan jembatan oleh pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang pada bulan April tahun 2022.
Baca juga: Kronologi Jembatan Gantung di Sepauk Sintang Putus
"Kemudian pada hari senin tanggal 3 Juli 2023 jembatan tersebut kembali mengalami kerusakan yang menyebabkan jembatan tersebut roboh dan mengakibatkan 4 orang menjadi korban, 2 orang di antaranya mengalami luka berat," kata Kapolres Sintang, AKBP Tommy Ferdian melalui Kapolsek Sepauk, Ipda Heru Woldy, Selasa 4 Juli 2023.
Berdasarkan pengamatan anggota Polsek Sepauk di lapangan penyebab robohnya Jembatan Gantung Penghubung Dusun Mangka Desa Bangun Sekayu, pada Senin kemarin disebabkan oleh kondisi tali sleng jembatan yang kropos menjadi salah satu faktor penyebab putusnya tali sleng jembatan yang terkait pada tiang pancang jembatan yang membuat jembatan tidak kuat menahan beban.
"Dampak kerusakan jembatan mengganggu aktivitas rutin masyarakat. Karena jembatan tersebut merupakan akses utama. Besok kami akan turun kembali ke lapangan," kata Heru.
Kepala BPBD Kabupaten Sintang, B Saragih sudah mendapatkan laporan terkait dengan ambruknya jembatan gantung tersebut.
Dia mengaku sudah meminta anggotanya untuk turun ke lapangan.
"Sudah tadi malam. Tadi saya minta untuk dapat turun ke lokasi," ujarnya.
Kejadian putusnya sling Jembatan gantung Bangun terjadi pada hari Senin tanggal 3 Juli 2023 sekitar pukul 19.00 wib.
Putusnya Jembatan itu berawal saat 5 warga melintasi jembatan.
Herunimus salah satu korban yang selamat karena sudah sampai duluan ke sebrang, kemudian di susul oleh Tomas Edison, Hengki, yasir arafat dan Undai.
"Saat Tomas Edison dan Hengki berada di Pertengahan jembatan, Tiba-tiba Jembatan pun ambruk/roboh sehingga mereka pun jatuh ke sungai, yasir arafat dan Undai yang masih menunggu Tomas Edison dan Hengki menyebrang duluan pun ikut terbawa jembatan ambruk, sehingga keduanya pun juga ikut jatuh ke sungai beserta motornya," ungkap Heru.
Pada Selasa pagi, anggota Polsek Sepauk melakukan pengecekan terkait adanya informasi jembatan gantung yang berlokasi di Dusun Mangka Desa Bangun Sekayu kecamatan sepauk mengalami kerusakan/roboh. (*)
• BREAKING NEWS - Jembatan Gantung Sepauk Sintang Putus, Empat Warga Jadi Korban Alami Luka Berat
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
Wabup Sintang Minta OPD Tak Absen di Pameran Pembangunan 2026 |
![]() |
---|
Dewan Adat Dayak Sintang Resmi Bubarkan Panitia Pekan Gawai Dayak XII Tahun 2025 |
![]() |
---|
CUACA Kalbar Hari Ini di 14 Daerah! Waspada Kayong Utara Udara Kabur, Pontianak Cerah di Siang |
![]() |
---|
KONI Sintang Gelar Musorkablub, Percepat Pemilihan Ketua Baru |
![]() |
---|
Wabup Mempawah Dorong Sinergi Daerah Lewat Gerakan Tanam Cabai |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.