Maut di Pontianak

Dugaan Pembunuhan di Jalan Hidayat Pontianak, Polisi Ungkap Ada Luka di Perut dan Dada Korban

"Korban sempat diperiksa di Yarsi, dari dokter mengungkapkan ada dua luka bagian perut kiri dan dada kanan, lalu ada memar di bagian wajah di bibir,"

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Petugas Kepolisian dari Polresta Pontianak saat melakukan olah tempat kejadian perkara dugaan pembunuhan di jalan Hidayat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Selasa 13 Juli 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Tri Prasetyo mengungkapkan terdapat dua titik luka pada tubuh korban dugaan pembunuhan di jalan Hidayat, Kecamatan Pontianak Selatan minim, Selasa 13 Juni 2023.

Dari olah tempat kejadian perkara, kejadian penganiayaan berujung kematian itu terjadi antara pukul 01.30 hingga pukul 02.00 WIB.

Satresksim Polresta Pontianak sendiri dikatakan Kompol Tri menerima laporan ini menjelang subuh.

Setelah menindaklanjuti laporan, korban telah dibawa pulang ke rumah duka, setelah sebelumnya menerima perawatan di rumah sakit Yarsi Pontianak.

"Korban sempat diperiksa di Yarsi, dari dokter mengungkapkan ada dua luka bagian perut kiri dan dada kanan, lalu ada memar di bagian wajah di bibir," ungkap Kompol Tri.

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

Kronologi Maut Dekat Hotel Garuda Pontianak, Diduga Korban Pembunuhan

"Anggota masih berada di lapangan, masih mencari saksi serta berbagai bukti dari lokasi," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan Seorang pria bernama Jamaludin alias Udin (35) tewas di rumah sakit dengan sejumlah luka akibat senjata tajam, senin 13 juni 2023.

Sebelumnya korban ditemukan bersimbah darah di Jalan Hidayat, tepat di belakang Hotel Garuda Pontianak pada sekira pukul 01.30 WIB.

Saat ini korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Anton Soejarwo Pontianak untuk dilakukan Outopsi.

Sebelumnya, jasad korban sempat disemayamkan di rumah duka, kemudian untuk kepentingan penyelidikan, pihak keluarga melakukan Outopsi terhadap jasad korban di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo.

Pihak keluarga yang mengantarkan jasad korban untuk dioutopsi terlihat menangis histeris.

Terlihat kakak perempuan korban yang baru tiba langsung mengampiri jasad korban dan melihat wajah adiknya sembari menangis histeris lalu mencium jasad korban.

Muhammad Sahbudin (68) Abang sepupu korban berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas dan cepat kasus ini.

"Kami berharap petugas cepat menangkap pelaku,''ungkapnya ditemui di RS Bhayangkara Anton Soejarwo Pontianak.

Ia menyampaikan bahwa mendapat kabar terkait kematian korban pada sekira pukul 03.00 dari anaknya.

"Saya tadi dirumah, lalu dapat telepon, bahwa adik saya meninggal katanya dibunuh, dan korban sudah ada di rumah sakit Yarsi," katanya.

Terkait kronologi pasti bagaimana korban dianiaya, pihak keluarga masih belum mendapat informasi pasti. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved