Erni Gunakan Chika Untuk Mengecek Status Keaktifan Peserta JKN
Pada Tahun 2021, Erni mulai bekerja sebagai Perangkat Desa dan kepesertaan JKNnya berubah menjadi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU)...
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH – Erni Karlina (27) bekerja sebagai Perangkat Desa di Kantor Desa Wajok Hulu Kecamatan Jongkat Kabupaten Mempawah.
Pada Tahun 2019, dirinya sudah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) namun saat itu ia menjadi peserta mandiri.
Pada Tahun 2021, Erni mulai bekerja sebagai Perangkat Desa dan kepesertaan JKNnya berubah menjadi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) segmen Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN).
Erni mengakui bahwa Program JKN sangat membantunya, sejak memiliki kartu BPJS Kesehatan ia mengaku tenang.
“Tahun 2021 saya melaksanakan persalinan melalui operasi Caesar, semua ditanggung BPJS Kesehatan. Tidak ada sedikitpun biaya yang dikeluarkan. Saat di rumah sakit saya naik kelas perawatan satu kelas lebih tinggi dari hak saya, prosesnya pun tidak ribet. Apalagi saat ini informasi terkait Program JKN sangat mudah didapatkan, berbagai informasi biasa saya akses melalui Aplikasi Mobile JKN,” tutur Erni.
Erni juga merasakan tenang ketika ia dan keluarga terindungi Program JKN, sebagai peserta PPU iuran yang dibayarkan sudah dapat menanggung jaminan kesehatan satu keluarga yang terdiri dari suami dan maksimal 3 orang anak sesuai batas usia tanggungan.
Erni dan keluarga selalu menggunakan jaminan kesehatan Program JKN jika memerlukan layanan kesehatan.
• Cara Cek Status BPJS Kesehatan 2023 Apakah Aktif Atau Tidak Melalui Aplikasi Mobile JKN!
"Apalagi ketika anak sakit pasti orang tua juga ikut merasakan, namanya anak kecil kan ya masih rentan imunitasnya, tapi karena sudah terlindungi Program JKN satu keluarga ketika anak sakit kekhawatiran yang dirasakan tidaklah sebesar ketika kita tidak memiliki jaminan kesehatan. Jangan ragu untuk segera memeriksakan kesehatan anak ke fasilitas kesehatan terdekat seperti puskesmas atau dokter keluarga," jelas Erni.
Sebagai Perangkat Desa Erni juga kerap ditanyai oleh masyarakat yang sedang berkunjung ke kantor desa.
Rata-rata warga disini memiliki kartu JKN namun tidak mengetahui aktif atau tidak.
Erni pun membantu mengecek melalui Chat Asisten JKN (Chika) di nomor 08118750400, dengan memilih menu layanan cek status peserta maka secara otomatis Chika akan meminta kita memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau nomor kartu BPJS Kesehatan peserta dan akan ada balasan terkait status kepesertaan peserta JKN.
“Selain menggunakan Chika untuk membantu memberikan informasi kepada masyarakat, saya juga menginformasikan kepada masyarakat untuk mengunduh aplikasi Mobile JKN di ponselnya. Melalui Mobile JKN kita dapat mengakses berbagai informasi seperti status keaktifan, informasi hak dan kewajiban, informasi lokasi fasilitas kesehatan terdekat, pengaduan layanan JKN, bahkan konsultasi dokter dapat dilakukan di Aplikasi Mobile JKN” jelas Erni.
Sebagai abdi negara yang melayani masyarakat Erni mengakui jika Program JKN yang sangat membantu masyarakat.
Bagaimana tidak, biaya pelayanan kesehatan semakin hari semakin mahal ditambah kebutuhan ekonomi semakin besar.
Jika sakit biaya berobat pun tak punya, masyarakat hanya bisa berpasrah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/erni-karlina-27-pegawai-perangkat-desa-di-kantor-desa-wajok-hulu.jpg)