Idul Adha
Kapan Idul Adha 2023? Potensi Beda Hari Raya Lebaran Haji Pemerintah dan Muhammadiyah
Idul Adha diperingati setiap 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah memiliki sejarah serta makna yang mendalam bagi muslim.
Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
Mata air tersebut adalah sumur zamzam yang tidak pernah kering selama 4.000 tahun.
Peristiwa tersebut menjadi salah satu rukun haji, yaitu sa’i atau berjalan kaki dan berlari-lari kecil, sebanyak tujuh kali dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah.
Singkat cerita, akhirnya Nabi Ibrahim kembali ke Mekkah, untuk menemui Siti Hajar dan Nabi Ismail.
Sebuah riwayat menyebutkan, usia Nabi Ismail saat itu kira-kira enam hingga tujuh tahun.
Belum lama menikmati kebersamaan tersebut, Nabi Ibrahim kembali mendapatkan ujian yaitu mendapatkan perintah menyembelih Nabi Ismail yang disampaikan Allah SWT melalui mimpi. Hal tersebut membuat Nabi Ibrahim bimbang.
Namun ternyata, Nabi Ismail justru bersedia menjadi kurban sebagaimana perintah dari Allah SWT.
Bahkan, Nabi Ismail dengan lapang dada meminta ayahnya untuk segera melaksanakan perintah Allah SWT tersebut.
Melihat kesetiaan dan ketakwaan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, maka Allah SWT mengganti Nabi Ismail dengan domba ketika proses penyembelihan.
Kemudian, daging domba tersebut dibagikan kepada orang-orang muslim lainnya.
• Jelang Hari Raya Idul Adha 1444 H, Harga Daging Sapi di Kota Singkawang Capai Rp 160000 per Kilogram
Mengapa Idul Adha disebut Idul Kurban?
Hari Raya Idul Adha juga disebut Idul Kurban atau Lebaran Kurban. Penyebutan ini, tentunya tidak lepas dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail di atas.
Pada Hari Raya Idul Adha, umat Islam menyembelih hewan kurban, berupa sapi, kambing, atau domba. Melansir dari laman Kementerian Agama, menyembelih hewan kurban hukumnya adalah sunnah muakkadah bagi umat Islam yang sudah baligh, berakal, dan mampu.
Idul Adha sendiri berasal dari kata dalam bahasa Arab yakni idul dan adha. Idul atau id diambil dari bahasa ada yaudu yang artinya kembali.
Sedangkan, adha merupakan jamak dari adhat yang berasal dari kata udhiyah, maknanya kurban. Jadi Idul Adha dapat diartikan sebagai kembali berkurban atau hari raya penyembelihan hewan kurban.
“Idul Adha menandai dua selebrasi rutin (annual celebration) umat Islam yang khas dan unik, pertama, penyelenggaraan ibadah haji dan kedua, ibadah kurban,” tulis Kemenag dalam situs resminya, Selasa 6 Juni 2023.
• Contoh Kultum Singkat Bertema Ikhlas, Sambut Idul Adha 1444 H Lengkap Dalil Perintah Agama
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Kapan-Idul-Adha-2023-Potensi-Beda-Hari-Raya-Lebaran-Haji-Pemerintah-dan-Muhammadiyah.jpg)