Pengamat Ekonomi Untan: Aktivitas PETI Didorong Motivasi Ekonomi & Tingginya Harga Komoditi Tambang
Rosyadi mengatakan komoditi emas ini adalah komoditi yang memiliki nilai harga yang tinggi, dimana pada hari ini sudah menyentuh angka Rp1 juta per gr
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Indonesia menimbulkan potensi kerugian negara hingga menembus angka Rp3,5 triliun. Saat ini PETI teridentifikasi di 2.741 lokasi dan ada 1.092 lokasi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang telah ditetapkan.
Aksi protes masyarakat terkait larangan PETI menurut Pengamat Ekonomi Universitas Tanjung Pura Pontianak, Rosyadi adalah lantaran tingginya harga komoditas tambang dan dorongan kebutuhan ekonomi masyarakat.
"Sebuah aktivitas yang berkaitan dengan komoditi itu pasti terkait dengan harga komoditi itu sendiri. Terkait dengan emas atau PETI ini sebetulnya sebuah aktivitas ekonomi masyarakat yang sudah berlangsung lama di Kalbar, tetapi hanya sedikit sekali barangkali yang memang memiliki izin yang lengkap," ujarnya pada Tribun Podcast, Jumat 2 Juni 2023.
Rosyadi mengatakan komoditi emas ini adalah komoditi yang memiliki nilai harga yang tinggi, dimana pada hari ini sudah menyentuh angka Rp1 juta per gram.
• Cari Solusi Tentang PETI di Kalbar, Polda Bakal Gelar Rakor Pertambangan
"Tentunya ini akan menggiurkan masyarakat yang notabene berspekulasi untuk melakukan kegiatan usaha," ujarnya.
Ia juga mengatakan aktivitas PETI sejak lama berlangsung di beberapa kabupaten di Kalbar. Menurutnya tidak terlalu sulit untuk menemukan aktivitas PETI di masyarakat.
"Saya kira mulai dari Kabupaten Sambas sampai ke Putussibau itu ada, kecuali di Pontianak. Motivasinya ya ekonomi, mencari siswa sesuatu kegiatan yang bisa menghasilkan nilai uang yang cukup besar dalam waktu yang sesingkat mungkin. Meskipun untuk bisa mendapatkan emas itu perbandingannya 1 berbanding 10," ujarnya. (*)
Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini
Pengamat Ekonomi
Untan
Universitas Tanjungpura
PETI
Rosyadi
komoditi
Triponcast
Pontianak
Kalimantan Barat
Kalbar
Juni
2023
Jumat
Psikolog: Dukungan Keluarga dan Teman Penting untuk Cegah Pikiran Bunuh Diri |
![]() |
---|
Psikolog Istiqomah Bagikan Cara Mengalihkan Pikiran Bunuh Diri |
![]() |
---|
Bupati Erlina: Harmoni Mahasiswa dan Polisi Jadi Cermin Demokrasi Sehat di Mempawah |
![]() |
---|
Perhimpunan Perempuan Dayak Sintang Gelar Muscab, Bahas Penguatan Peran dan Kepengurusan Baru |
![]() |
---|
Valentinus Narung Lantik 14 Pengurus KOMAC Pemuda Katolik Sintang Periode 2025–2028 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.