BNPB Akan Ciptakan Hujan Buatan di Kalbar hingga 7 Juni 2023

TMC merupakan bentuk usaha memodifikasi cuaca dengan tujuan tertentu, di antaranya untuk mendapatkan hujan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/BPBD Provinsi Kalbar
Tim Satgas BPBD Provinsi Kalbar saat melakukan patroli di lahan yang terjadi kebakaran di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya selama dua hari berturun, 29-30 Mei 2023. 

Sementara untuk Satgas Udara dengan modifikasi cuaca, kegiatan penyemaian menurutnya dilakukan di seluruh wilayah kabupaten/kota dengan dua daerah prioritas yakni Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara.

“Kenapa dua daerah ini yang diprioritaskan karena di dua daerah ini sudah beberapa hari ini terjadi kebakaran hutan, dan sedang dilakukan upaya pemadaman oleh BPBD kabupaten/kota, TNI, Polri, serta kelompok masyarakat,” ungkapnya.

Antisipasi Karhutla di Sambas, Pemkab Teken Surat Edaran Kesiapsiagaan

Kemudian, untuk Satgas Darat juga terus melaksanakan patroli dan pemadaman di daerah masing-masing.

Sementara khusus Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kalbar juga telah melakukan operasi pemadaman di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya.

“Operasi pemadaman ini sudah dilakukan selama dua hari berturut-turut, kami juga berharap masyarakat untuk bersama bergandengan tangan untuk mencegah karhutla yang bisa menyebabkan kabut asap. Asap ini juga bisa berdampak pada kesehatan masyarakat kita,” pungkasnya.

BPBD Kalbar mendorong Pemkab/Pemkot untuk segera menerbitkan surat edaran (SE) tentang upaya pencegahan karhutla di wilayahnya masing-masing.

Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalbar, Daniel, menjelaskan jika Pemprov Kalbar beberapa waktu telah menetapkan status siaga darurat penanganan bencana asap akibat karhutla di Kalbar tahun 2023.

"Sebagai wujud kesiapan Pemerintah Provinsi Kalbar menghadapi musim kemarau," ucap Daniel.

Dengan adanya penetapan status siaga tanggap darurat penanganan bencana asap akibat karhutla oleh Pemprov Kalbar ini, hendaknya dapat ditindaklanjuti dengan segera oleh BPBD Kabupaten Kota (Pemkab/Pemkot).

"Dengan sinergisitas Pemerintah Prov dan Pemkab/Pemkot maka bencanaca asap akibat Karhutla dpt diminimalisir," tuturnya.

"Oleh karenanya pemkab/pemkot didorong untuk membangun koordinasi dan konsulidasi dengan semua komponen di wilayahnya masing-masing dalam upaya mencegah karhutla, salah satu upaya itu Bupati/Walikota dapat membuat SE tentang pencegahan karhutla," tandasnya.

Kata Daniel, sampai pagi ini terdapat 44 titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah di Kalbar.

"Terbanyak di Ketapang terindikasi ada 24 titik panas, dan di Sambas ada 4 titik panas, Kubu Raya 1 titik panas, Landak 1 titik panas, Sekadau 1 titik panas, Sekadau dan Melawi masing-masing 3 titik panas. Dan semuanya masuk dalam tingkat kepercayaan menengah," ungkapnya.

"Dengan data ini dapat disimpulkan Kalbar masih dalam keadaan aman dan terkendali," pungkasnya.

BPBD Kalbar Dorong Kabupaten Kota Segera Terbitkan Surat Edaran Penanganan Karhutla

Mengutip dari laman resmi BMKG Kalbar, wilayah Kabupaten Ketapang tercatat miliki sebaran titik panas terbanyak, dengan tingkat kepercayaan menengah, terjadi pada Selasa 30 Mei 2023.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved