Mayat Dicor

Pengakuan Tersangka Kasus Mayat Dicor di Semarang, Habisi Bosnya yang Sedang Tidur karena Dendam

Tersangka utama kasus mayat dicor di Semarang, Husen mengungkap kronologi dan penyebab kejadian yang terjadi

Editor: Nasaruddin
TribunJateng.com/Iwan Arifianto
Tersangka utama kasus mayat dicor Semarang, Jawa Tengah, Muhammad Husen (dua dari kanan) saat dikawal anggota kepolisian pada konferensi pers di kantor Polrestabes Semarang, Rabu 10 Mei 2023. Husen mengaku sebagai pelaku pembunuhan sekaligus pengecor mayat korban. 

"Semen dan pasir Saya ambil dari rumah korban di perumahan Sumur Boto. Kemudian tubuh ditanam. Karung isi kepala dan tangan hanya dilumuri semen dan pasir karena tidak muat," imbuhnya.

Husen lalu membuang karpet, tas milik korban, dan barang bukti lain.

Sementara uang Rp 7 juta milik korban diambilnya untuk bersenang-senang bahkan menyewa psk.

"Uang buat senang-senang. Makan, rokok, sama nyari cewek," ujarnya.

Selain uang, dirinya juga mengambil sepeda motor milik korban.

Setelah itu, Husen sembunyi beberapa hari di rumah temannya di Banjarnegara.

"Sembunyi di rumah teman karena rumah itu kosong," katanya.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar menyebut, pelaku ditangkap di Banjarnegara pada Selasa 9 Mei 2023.

Husen diancam pasal 340 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

"Sementara tersangka utama masih Husen. Imam pedagang angkringan masih kita periksa tapi ada kemungkinan menjadi tersangka," bebernya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemilik gerai air isi ulang, Irwan Hutagalung ditemukan dicor di tempat usahanya, kawasan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah Senin 8 Mei 2023.

Penemuan jenazah korban berawal dari bau busuk yang menyengat ditambah kaki korban yang terlihat.

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Kronologi Lengkap Mayat Dicor di Semarang Berdasarkan Pengakuan Husen: Cari Cewek Setelah Eksekusi

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved