Lokal Memilih
Liyan Mirzani Semangat Tingkatkan Potensi Perempuan Lewat PIRA
"Saya ingin perempuan-perempuan yang merasa berpotensi untuk lebih punya kepercayaan diri. Perempuan harus mandiri!," pungkasnya
Penulis: Jovanka Mayank Candri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Liyan Apriyantini atau akrab disapa dengan Liyan Mirzani adalah salah satu profesional MUA ternama di Pontianak.
Tahun ini, dirinya mantap memutuskan untuk maju dalam pemilu 2024 sebagai bacaleg anggota DPRD Kota Pontianak Utara Dapil 3.
Pihaknya memilih Partai Gerindra sebagai kendaraan politiknya. Tempo hari lalu, ia diberikan kepercayaan dan kesempatan oleh Partai Gerindra untuk memimpin organisasi PIRA (Perempuan Indonesia Raya) Kota Pontianak.
Lewat PIRA ia bisa menyampaikan aspirasi-aspirasi perempuan pada publik dan mengajak perempuan Indonesia berpartisipasi dalam segala aspek kehidupan sebagai warga bangsa, utamanya berpolitik praktis.
Sebagai Ketua PIRA Kota Pontianak, ia katakan politik dalam kehidupan sehari-hari, bukan hal yang asing bagi perempuan. Tetapi, politik dalam jalur resmi dan terakreditasi dalam partai politik, masih langka untuk perempuan.
Baca juga: KPU Sanggau Gelar Rapat Evaluasi Penetapan Jumlah Kursi dan Dapil Pada Pemilu 2024
Sesuai dengan visi dan misi PIRA, dirinya menyampaikan akan meningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui gerakan perempuan Indonesia dalam setiap aspek kehidupan. Mulai dari ekonomi kerakyatan, pendidikan, budaya, dan kesehatan dalam rangka kemandirian bangsa.
Serta, meningkatkan ekonomi keluarga melalui pemahaman ten tang pentingnya pendidikan, kesehatan, budi pekerti, sosial budaya kepada perempuan Indonesia untuk kemandirian bangsa dan generasi penerus.
Liyan mengatakan, perempuan-perempuan Indonesia memiliki banyak sekali potensi. Mereka pasti mampu berperan strategis di tengah segala kondisi masyarakat.
"Selain itu, di PIRA juga kita bicarakan tentang penting nya peran serta perempuan dalam merumuskan kebijakan pemerintah Kota Pontianak terutama menyelesaikan masalah yang menyangkut peran serta perempuan seperti prostitusi anak, KDRT dan masalah sosial lain seperti masih sering wanita dianggap hanya sebatas pengurus rumah tangga," ujarnya saat ditemui Tribun Pontianak usai Tripon Cast, edisi Kamis 4 Mei 2023.
"Dalam hal ini, pemerintah bersama seluruh masyarakat disarankan untuk menggunakan pendekatan sosial, budaya, ekonomi, politik selain moral dan agama untuk mencari penyelesaian. Hal ini semua masuk kedalam rancangan kegiatan yang di utamakan dari organisasi atau lembaga yg saya pimpin yaitu PIRA," jelasnya.
Lewat PIRA, ia juga ingin memfasilitasi perempuan-perempuan terutama pada sumber daya manusia nya, selain itu juga meningkatkan intelegensi dan potensi.
"Kita bisa tampung aspirasi-aspirasi mereka, gali kemampuan mereka, dan bantu mewadahi mereka dalam memperdalam potensi yang ada dalam diri seperti melakukan sosialisasi dan memberikan workshop hard skill secara gratis," ucapnya.
Oleh karena itu, dirinya ingin untuk menunjukkan kepada perempuan, bahwa mereka bisa mencapai keinginan dan kesuksesan.
"Saya ingin perempuan-perempuan yang merasa berpotensi untuk lebih punya kepercayaan diri. Perempuan harus mandiri!," pungkasnya. (*)
• DPD PAN Singkawang Fokus Kemenangan Setiap Dapil DPRD Pada Pemilu 2024
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/liyan-040523-mirzani.jpg)