Meningkatnya Angka Pernikahan Dini, DPRD Kalbar Sebut Masih Terdapat Permasalahan Sosial

Tak hanya itu ia juga mengatakan rendahnya pengawasan orang tua terhadap anak, dinilai kurang berhasilnya pendidikan moral, perilaku dan pendidikan ag

TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Wakil Ketua DPRD Provinsi, Suriansyah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menanggapi adanya peningkatan angka pernikahan dini, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Suriansyah sebut sangat memprihatinkan.

Ia juga mengatakan, adanya peningkatan tersebut menggambarkan adanya permasalahan sosial yang lebih besar, terutama permasalahan keluarga yg terjadi di Kalimantan barat.

"Tingginya angka tersebut, menunjukan kurang baiknya hubungan kekeluargaan yang terjadi sehingga orang tua belum mampu mengendalikan perilaku anak," katanya saat dikonfirmasi pada Senin, 1 Mei 2023.

Tak hanya itu ia juga mengatakan rendahnya pengawasan orang tua terhadap anak, dinilai kurang berhasilnya pendidikan moral, perilaku dan pendidikan agama disekolah.

Dampak Pernikahan Dini Bisa Melahirkan Bayi Prematur dan Pendarahan Persalinan

"Bebasnya tayangan di media sosial dan media yang mengandung unsur pornografi dan tersedianya ruang publik yang memungkinkan tindakan tak senonoh terjadi disekitar kita," kayanya.

Di sisi lain, ia juga mengungkapkan masyarakat dan pemerintah harus menyadari dan mencegah permasalahan-permasalahan tersebut agar tidak terjadi disekitar kita.

"Kejadian tersebut hanya akan dapat dikurangi apabila ada penolakan yang lebih tegas dari masyarakat dan pemerintah," jelasnya.

Ia pun mengatakan kepada pemuda, pelajar dan mahasiswa harus terus diberikan edukasi, pendidikan karakter dan pengetahuan tentang reproduksi.

"Pendidikan tentang keluarga oleh guru, pemerintah dan tentu saja orang tua agar mereka makin menyadari resiko pernikahan usia dini, baik resiko ekonomi, resiko sosial, resiko moral, resiko spiritual dan resiko fisik reproduktif," terangnya. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved