Ramadhan Kareem

Beda Shalat Sunnah Dhuha dan Syuruq Bolehkan Dikerjakan Bersamaan Saat Ramadhan ?

Ada banyak sekali keutamaan yang didapatkan jika kita rutin mengerjakan shalat Dhuha dan Syuruq.

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Enro
Shalat Dhuha dan Syuruq merupakan satu di antara Shalat Sunnah yang bisa diperbanyak saat Ramadhan 1444 Hijriah. 

Istilah shalat syuruq juga dikaitkan dengan waktu.

Shalat syuruq berarti shalat yang dikerjakan di waktu matahari terbit.

Diantara syarat dalam pelaksanaan shalat syuruq yang perlu diperhatikan, shalat ini dikerjakan ketika matahari sudah meninggi,

kurang lebih satu tombak dalam pandangan mata manusia. Karena ketika matahari tepat di garis terbit, kita dilarang melakukan Shalat.

Waktu dhuha dan waktu syuruq itu sama, yaitu ketika matahari telah terbit setinggi satu tombak.

Sehingga kesimpulannya “shalat syuruq adalah shalat dhuha di waktu yang paling awal.”

Bagi orang yang sudah mengerjakan shalat syuruq, bolehkah mengerjakan shalat dhuha?

Shalat dhuha tidak harus dilakukan di satu titik waktu, tapi boleh dikerjakan di sepanjang rentang waktu dhuha,

yaitu sejak matahari setinggi satu tombak hingga sebelum waktu istiwa’ (matahari tepat di tengah).

Karena itu, bagi yang sudah mengerjakan shalat dhuha di awal waktu, dia boleh mengerjakan shalat dhuha di akhir waktu.

Misal jam 6:30 mengerjakan shalat syuruq, sewaktu di kantor mengerjakan shalat dhuha. (*)

Simak Informasi Lengkap Seputar Ramadhan 2023

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved