Ramadhan Kareem
3 Cara Shalat Tahajud di Rumah Jika Sudah Mengerjakan Tarawih dan Witir Berjamaah di Masjid
Nabi Muhamamah SAW memerintahkan untuk menjadikan sholat witir sebagai penutup sholat kita di malam hari.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bulan Ramadhan akan dijadikan setiap Muslim untuk berlomba dalam kebaikan.
Ramadhan juga dianggap sebagai momen untuk memohonan ampunan.
Sehingga merupakan hal umum jika ada banyak Muslim meningkatkan amal ibadahnya.
Satu di antaranya dengan memperbanyak amalan shalat sunnah.
Biasanya banyak orang Islam menunaikan ibadah shalat tarawih berjamaah lengkap dengan witir.
• Puasa Tapi Tidak Shalat Tarawih Apa Hukumnya? Benarkah Pahalanya Ramadhan Jadi Sia-sia ?
Lalu bagaiamana caranya agar tetap shalat tarawih dan witir berjamaah di Masjid tapi tetap bisa mengerjakan Shalat Tahajud dan shalat malam lainya di rumah.
Nabi Muhamamah SAW memerintahkan untuk menjadikan sholat witir sebagai penutup sholat kita di malam hari.
Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,
اجْعَلُوا آخِرَ صَلاَتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا
“Jadikanlah akhir shalat kalian di malam hari adalah shalat witir.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Agar tetap bisa mengamalkan hadis itu, ada tiga cara Shalat malam setelah Tarawih :
Pertama, shalat Tarawih bersama Imam, kemudian saat memasuki witir kita memisahkan diri. Kemudian witir dilakukan saat Tahajud.
Ini boleh dikerjakan, namun kehilangan pahala yang sangat besar.
Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, “Rasulullah bersabda :
إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ
DOA Setelah Sholat Tarawih Agar yang Diinginkan Segera Diijabah Lengkap Bacaan Latin dan Artinya |
![]() |
---|
APAKAH Onani di Siang Bolong Saat Ramadhan dapat Membatalkan Puasa? Cek Hukumnya Disini ! |
![]() |
---|
KUMPULAN Doa Buka Puasa Ramadhan 2025 yang Shahih dan Mustajab Lengkap dengan Keutamaannya |
![]() |
---|
DAFTAR Takjil yang Sehat dan Praktis Buat Buka Puasa Lengkap Manfaat Konsumsi Takjil yang Sehat |
![]() |
---|
Niat Mandi sebelum Puasa Ramadhan 2025 M atau Padusan di Hari Terakhir Bulan Syaban 1556 H |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.