Wajib Diketahui, Ciri-ciri APK Jahat Yang Beredar di WhatsApp Agar Tidak Tertipu
Metode-metode tersebut bisa disebut juga sebagai phising atau upaya untuk mengelabui dan membujuk korban
Adapun penjelasan mengenai ciri-ciri aplikasi APK penipuan yang berpotensi tinggi bisa curi data kredensial dan wajib dihindari adalah sebagai berikut.
• WhatsApp Siapkan Fitur Untuk Mengingat Waktu Kadaluarsa Grup
Ciri-ciri aplikasi APK penipuan yang wajib dihindari
1. Tidak bersumber dari Play Store
Ciri yang pertama adalah aplikasi tidak bersumber dari Play Store. Kendati aplikasi APK dibuat untuk ponsel Android, namun aplikasi yang dibagikan penipu di WA tidak bersumber dari Play Store sebagai toko aplikasi resmi di ponsel Android.
Aplikasi APK spyware semacam itu sangat kecil kemungkinan berasal dari Play Store. Ini dikarenakan Play Store melarang aplikasi yang mencuri data kredensial pengguna.
Oleh karena itu, penipu menyebarkan aplikasi APK spyware secara langsung ke korban.
2. Tidak bersumber dari perusahaan atau instansi terkait
Aplikasi APK jahat yang bisa mengakses ponsel pengguna dari jarak jauh dan mencuri data kredensial juga bukan bersumber dari perusahaan atau instansi terkait.
Dalam membagikan aplikasi APK jahat itu, penipu selalu menyertai dulu dengan narasi yang mencatut nama perusahaan atau instansi resmi.
Tujuannya agar korban percaya dan mau menginstal aplikasi APK yang diberikan penipu.
3. Nama aplikasi dibuat mirip dengan informasi phising
Lagi-lagi, untuk membuat korban percaya dan mau menginstal, penipu memberikan nama aplikasi APK spyware mirip dengan informasi phising yang disertakan.
Misal, bila penipu memberikan informasi palsu tagihan BPJS kesehatan maka nama aplikasi yang disertakan atau dilampirkan bakal mengikutinya menjadi seperti ini “Tagihan BPJS Kesehatan.apk”.
4. Muncul peringatan keamanan saat hendak diinstal
Ciri-ciri aplikasi APK penipuan yang keempat adalah muncul peringatan keamanan saat hendak diinstal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Ilustrasi-Penggunaan-WhatsApp-di-Laptop-atau-Dekstop.jpg)