Jaga Stabilisasi Harga, Bulog Kalbar Gelar Kios Pasar Murah

Kios tersebut menyediakan beberapa produk pangan dengan harga terjangkau yang dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Jovanka MC
Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Kalimantan Barat menggelar kios pasar murah di depan Kantor Bulog Kalbar, Jalan Sultan Syarif Abdurahman. Adapun bahan pangan di jual seperti minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, hingga beras premium yang dijual di bawah harga eceran tertinggi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Kalimantan Barat menggelar kios pasar murah di depan Kantor Bulog Kalbar, Jalan Sultan Syarif Abdurahman, Kota Pontianak. Kios tersebut menyediakan beberapa produk pangan dengan harga terjangkau yang dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Manajer Bisnis Perum Bulog Kantor Wilayah Kalbar, Ashville Nusa Panata menyampaikan tujuan diadakan kegiatan ini agar menjaga stabilisasi harga dan keterjangkauan. Sehingga memudahkan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau. 

Kegiatan gelar kios pasar murah dilaksanakan setiap hari mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Kios menyediakan bahan pangan seperti minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, hingga beras premium yang dijual di bawah harga eceran tertinggi.

"Kita (bulog) posisinya ada dua, ada pemerintah dan komersil. Sisi pemerintah itu Bulog itu menjadi operator penugasan-penugasan pemerintah, artinya jika kira-kira harga naik, barang sembako langka, bulog dapat penugasan untuk menjaga stabilisasi harga dan keterjangkauan. Bulog harus memastikan keterjangkauan masyarakat lebih mudah mendapatkan barang," ucapnya, Selasa 7 Maret 2023.

Dalam menjaga stabilisasi harga dan keterjangkauan,  Bulog bekerjasama dengan Disperindag, Ketahanan Pangan, Dinas Sosial untuk melakukan intervensi ke pasar. Bentuk intervensi yang dilakukan seperti membuka stand pasar murah depan kantor, di pasar-pasar tertentu khususnya pasar-pasar yang tercatat di pencatatan BPS. 

Tak Pilih Kasih Salurkan SPHP, Bulog Kalbar Telah Melepas 3.365 Ton Beras CBP

Pastikan Ketersediaan Stok Beras, Perum Bulog Kalbar Monitoring ke Pasar Tradisional di Pontianak

Bulog Kalbar berkoordinasi dengan Disperindag kabupaten/kota dalam memantau harga-harga bahan pokok di pasar tradisional untuk memastikan ketersediaan serta kestabilan harga. Pihaknya juga sering berkoordinasi dengan Disperindag untuk melakukan operasi pasar jika mulai ada tanda-tanda inflasi. 

"Jadi tidak menutup kemungkinan jika ada gejolak harga naik di sembako seperti beras, minyak atau gula, pasti kita akan dimintakan Disperindag untuk segera intervensi pasar. Intervensi pasar itu bentuknya kita beli lagi atas nama pemerintah terus nanti kita jual lagi dengan harga lebih murah dari pasar," terangnya.

Sementara itu dari sisi komersil, bulog memiliki produk-produk lain yang diatas kelas medium contohnya beras. Ashville menjelaskan yang membedakan medium dan premium yakni dari broken (pecahan beras) nya, kalau banyak broken nya dengan akumulasi lebih dari 20 persen maka akan masuk dalam kategori medium sesuai aturan dari Kementerian Pertanian, sedangkan 15 persen ke bawah masuk ke kategori premium seperti Beraskita yang di jual dengan harga Rp. 12.200/kilogram dibawah harga pasaran umum.

"Jadi walaupun kita jual komersil, tapi masih ada sisi beban moril sebagai pemerintahnya lah, jadi kita jualnya tidak terlalu mahal," ungkapnya.

“Seluruhnya di Kalbar ini menggunakan beras dalam negeri dan kami juga melakukan pasar murah atau menyalurkan produk pangan dengan harga terjangkau, dan beberapa komiditi lain yang dibutuhkan masyarakat seperti minyak, gula, tepung, dan lain-lain. Kita usahakan ini dijual setiap hari,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved