Tokoh Masyarakat Apresiasi Polres Sambas Serap Keluhan di Jumat Curhat

Satu diantara tokoh masyarakat Kabupaten Sambas, Purwanto, menjelaskan pada kesempatan silaturahmi dengan Waka Polres dan jajaran dia menyampaikan ter

Penulis: Imam Maksum | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum
Jajaran Polres Sambas dipimpin Waka Polres Kompol Eko bersama tokoh masyarakat Sambas berbincang untuk menjalin silaturahmi dan menyerap aspirasi terkait gangguan kamtibmas, Jumat 13 Januari 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Sejumlah Tokoh Masyarakat di Kabupaten Sambas menyampaikan aspirasi terkait kamtibmas kepada jajaran Polres Sambas dalam Jumat Curhat, di Warkop Su Sani, Pasar Sambas, Kabupaten Sambas, Jumat 13 Januari 2023.

Satu diantara tokoh masyarakat Kabupaten Sambas, Purwanto, menjelaskan pada kesempatan silaturahmi dengan Waka Polres dan jajaran dia menyampaikan terkait angka laka lantas yang tinggi.
 
"Semua keluhan masyarakat terkait Kamtibmas maupun kecelakaan lalu lintas. Termasuk keluhan lakalantas di Kabupaten Sambas ini cukup tinggi terjadi," ujarnya.

Dia menyebut data yang disampaikan Polres Sambas, tercatat 85 korban jiwa meninggal karena laka lantas. Ini cukup tinggi, menurut dia, tetapi bagaimana mengedukasi masyarakat bersama Waka Polres dan Kasatlantas.

"Terima kasih Polres Sambas dan jajarannya telah mengadakan silaturahmi dengan tema Ngopi To untuk membicarakan tentang situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sambas.

Mewarnai Sinergi, Sambil Ngopi Polres Sambas dan Tokoh Masyarakat Kembali Gelar Jumat Curhat

Kebun Raya Sambas, Aset Berharga Kalbar yang Perlu Perhatian Pemerintah

Lebih lanjut, kata dia, kegiatan Ngopi To dalam tajuk Jumat Curhat ini sangat berkesan bagi pihaknya sebagai tokoh masyarakat khususnya. Pertemuan seperti inilah yang  diharapkan dan mesti sering sering diadakan.

"Sering kita berjumpa untuk bersilaturahmi akan lebih terbuka. Sehingga kita tidak hanya perlu ngobrol di kantor polisi. Karena terkadang kita merasa enggan di kantor polisi," tuturnya.

Dia mengatakan, aparat kepolisian adanya kegiatan diskusi sembari ngopi seperti itu sangat disambut baik oleh masyarakat. Sebab, masyarakat terkadang merasa enggan untuk bisa berbincang ketika di kantor polisi.

"Polisi datang ke ruang publik, di warung kopi, datang ke tempat umum seperti ini dan kami sangat menyambut baik. Kami memberikan apresiasi besar kepada Polres Sambas dan jajarannya," katanya.

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved