Pola Hidup Sehat
Dikira Sama, Ternyata Ini Perbedaan Penyakit GERD, Asam Lambung dan Heartburn
Menurut dokter, GERD yang merupakan kondisi lebih akut terjadi akibat kebiasaan yang dilakukan terus-menerus dan bisa disebabkan oleh anatomi tubuh
Saat seseorang mengalami kondisi heartburn, dadanya akan terasa sakit. Karenanya, seringkali rasa sakit itu keliru diartikan sebagai serangan jantung.
Heartburn biasanya terjadi setelah makan. Penyebabnya adalah asam lambung yang mengenai bagian esofagus.
Lapisan esofagus lebih halus dibandingkan lapisan lambung, teman-teman. Karenanya, cairan asam lambung yang mengenai esofagus bisa menimbulkan sensasi seperti terbakar di dada.
Rasa sakit itu bisa terasa seperti terbakar, tajam, atau menyesakkan.
Menurut sebagian orang, heartburn terasa seperti ada sensasi terbakar di sekitar leher dan tenggorokan dan rasa tidak nyaman di sekitar dada.
GERD
Kondisi GERD atau Gastroesophageal reflux ini sebenarnya sama seperti penyakit asam lambung, namun kondisinya lebih akut.
GERD ini terjadi ketika refluks asam muncul dua kali dalam seminggu dan menyebabkan peradangan pada esofagus.
Gejala GERD ini meliputi napas yang tidak sedap, kerusakan email gigi akibat kelebihan asam, heartburn, nyeri dada, batuk kering yang terus-menerus, asma, kesulitan menelan, mual dan ingin muntah.
Sebagian besar orang bisa mengalami heartburn atau asam lambung karena makanan tertentu yang dikonsumsi atau kebiasaan berbaring sesaat setelah makan.
Menurut dokter, GERD yang merupakan kondisi lebih akut terjadi akibat kebiasaan yang dilakukan terus-menerus dan bisa disebabkan oleh anatomi tubuh, seperti kelebihan berat badan atau obesitas.
Di antara ketiganya, heartburn merupakan kondisi yang paling ringan, diikuti dengan penyakit asam lambung dan GERD. Jika merasakan gejala heartburn, penyakit asam lambung, maupun GERD, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter, teman-teman.
Untuk mencegahnya terjadi, kita bisa mengurangi kebiasaan seperti berbaring langsung setelah makan dan makan terlalu banyak atau dalam porsi besar, dan mengurangi konsumsi makanan yang meningkatkan asam lambung.
Beberapa makanan yang bisa meningkatkan asam lambung misalnya cokelat, kopi, makanan berminyak dan asin, makanan tinggi lemak, makanan pedas, dan makanan yang asam.
• Studi: Kiat Mengatasi GERD yang Kambuh Menurut Ahli
4 Bahan Alami yang Ampuh Mengatasi Gangguan Lambung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Beberapa-hal-yang-perlu-dihindari-pemilik-asam-lambung.jpg)