Natal dan Tahun Baru
Kapolres Bangga Toleransi dan Kerukunan antar Umat Beragama Tinggi di Sintang
Patroli bersama diikuti oleh Kapolres Sintang, AKBP Tommy Ferdian, Dandim 1205/Sintang Letkol Inf Kukuh Suharwiyono.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno bersama tim gabungan lintas sektoral melakukan patroli ke sejumlah gereja dan pos pengamanan dan pelayanan dalam rangka perayaan Natal dan tahun baru pada Sabtu 24 Desember 2022 malam.
Patroli bersama diikuti oleh Kapolres Sintang, AKBP Tommy Ferdian, Dandim 1205/Sintang Letkol Inf Kukuh Suharwiyono.
Pada pengamanan Natal dan menyambut tahun baru 2023, total 340 Personel gabungan Polres dan Lintas Sektoral disebarkan untuk mengamankan sejumlah objek vital, seperti rumah ibadah, tempat wisata, terminal, bandara dan titik lainnya
"Selain pelayanan mudik, di pos ini juga siap membantu pelayanan kesehatan. Kami melaksanakan pengaturan lalu lintas, antisipasi gangguan kamtibmas," kata Kapolsek Sintang Kota, IPDA Aditya Jaya Laksana Maulana.
• Pasangan Tak Sah yang Terjaring Operasi Pekat di Sintang akan Disidang Tipiring
• Puluhan Botol Miras dan 14 Pasangan Tak Sah Terjaring Operasi di Sintang
Kapolres Sintang, AKBP Tommy Ferdian menegaskan supaya anggota tetap meningkatkan kewasapadan, fokus pengamanan pada masyarkat namun jangan lupa juga anggota juga harus saling mengamankan satu dengan yang lain.
"Beberapa pengalaman sebelumnya personel yang mengamankan justru menjadi saasaran pihak yang tidak bertanggungjawab. Pada jam rawan meningkatkan aktifitas masyarakat, termasuk jam malam, justru jangan lengah tetap antisipasi dan waspada," pesan Kapolres.
Tommy merasa bangga dengan sikap toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Sintang. Di mana, organisasi masyarakat turut terlibat langsung dalam pengamanan Natal.
"Hal ini terbukti dari banyaknya unsur masyarakat yang ikut berpartsipasi secara aktif melaksanakan kegiatan pengamanan natal yang tidak melakaanakan ibadah natal. Secara langsung yang sudah bergabung, dari sebayu, persatuan orang melayu, banser, serta organisasi masyarakat lainnya. Ini menunjukkan masyarakat di kabupaten sintang memilki toleransi dan kerukungan antar umat beragama yang sangat tinggi, saling mendukung satu dengan yang lain," kata Tommy.
Pantau Terus Berita Terkait Natal dan Tahun Baru DI SINI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Bupati-Sintang-Jarot-Winarno-bersama-tim-gabungan-lintas-sektoral-melakukan-patroli-ke.jpg)