Pola Hidup Sehat
Solusi Mengatasi Nyeri Ambeien Pada Ibu Hamil
Ambeien saat hamil ini biasanya terjadi pada trimester ketiga akibat pembengkakan pembuluh darah vena di dalam dan di sekitar anus akibat tekanan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Mencegah ambeien ialah dengan menerapkan pola hidup sehat.
Saat kamu tahu ada benjolan disekitar anus, ada biaknya segera periksa ke dokter untuk mengetahui seberapa parah ambein yang sedang kamu alami sebelum terlambat.
Namun, jangan pernah untuk buru-buru operasi, karena ambeien masih bisa disembuhkan dengan cara alami sesuai dengan pengobatan dokter.
Untuk itu, pentingnya mengkonsumsi makanan yang berserat tinggi agar mencegah ambeien kambuh kembali.
Nah, bagi ibu hamil ambeien atau kondisi membengkaknya pembuluh darah di anus merupakan suatu hal yang bisa terjadi pada siapa saja.
• Ini Alasan Ilmiah Mengapa Makanan Berserat Tinggi Bisa Mencegah Ambeien
Ambeien saat hamil ini biasanya terjadi pada trimester ketiga akibat pembengkakan pembuluh darah vena di dalam dan di sekitar anus akibat tekanan yang disebabkan oleh pembesaran rahim.
Untungnya, ambeien saat hamil tidak membahayakan nyawa ibu maupun janin dalam perutnya.
Kendati demikian, ambeien pada kehamilan ini dapat menimbulkan rasa nyeri, gatal, dan tidak nyaman, sehingga perlu diredakan atau diatasi.
Untuk itu, simak tiga tips mengatasi ambeien saat hamil yang dilansir dari Mayo Clinic, berikut ini.
Berendam dalam air hangat
Cara mengatasi ambeien saat hamil yang pertama adalah berendam dalam air hangat.
Ibu hamil hanya perlu mengisi bak dengan air hangat tanpa perlu memasukkan sabun mandi ke dalamnya.
• Jangan Khawatir, Ingin AMbeien Sembuh Cobalah Rutin Konsumsi 5 Makanan Ini
Tidak duduk terlalu lama
Selain berendam dalam air hangat untuk meredakan gejalanya, tidak duduk terlalu lama juga dapat menjadi cara mengatasi ambeien saat hamil.
Pasalnya, duduk akan memberi tekanan pada pembuluh darah di anus dan rektum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Jika-anus-berdarah-sebaiknya-Anda-berkonsultasi-ke-dokter-spesialis-gastroenterologi.jpg)