Natal dan Tahun Baru
Pemkab Mempawah Sidak Pasar Pastikan Harga dan Bahan Pokok Terkendali Jelang Natal dan Tahun Baru
Sidak tersebut dipimpin Staf Ahli Bupati Mempawah Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Didik Krismanto, dan dilakukan Pemkab untuk mengecek ketersediaan ha
Penulis: Ramadhan | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kabupaten Mempawah telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar sebukit rama Mempawah dan Pasar Sungai Pinyuh pada Rabu 7 Desember 2022 kemarin.
Sidak tersebut dipimpin Staf Ahli Bupati Mempawah Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Didik Krismanto, dan dilakukan Pemkab untuk mengecek ketersediaan harga dan kebutuhan bahan pokok (sembako).
Turut ikut serta ada sidak tersebut yakni, Kadis Perindagnaker Johana Sari Margiani, Kadis DPMKUKMPTSP M. Iqbal Suparta, Kasat Pol PP Kuntum Indah Pertiwi, perwakilan sejumlah OPD terkait, Tim TPID dan Satgas Pangan.
Didik Krismanto mengatakan sidak yang dilakukan pihaknya ada di dua titik pasar, yakni Mempawah dan Sungai Pinyuh.
"Betul, kemarin kita telah melaksanakan sidak pasar yakni di pasar Sebukit Rama Mempawah dan pasar Sungai Pinyuh. Kita lakukan untuk menjaga agar tidak terjadinya inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru," ujar Didik saat dihubungi Tribun Pontianak, Kamis 8 Desember 2022.
• Stok BBM di Kapuas Hulu Aman Hingga Perayaan Natal dan Tahun Baru
• Jelang Natal dan Tahun Baru, Dinas Perdagangan Sebut Akan Adakan Pasar Murah dengan Swasta
Didik menyampaikan, saat sidak pihaknya langsung meninjau pada pedagang dan mengecek ketersediaan komoditas dan juga harga pangan.
Dirinya menjelaskan, monitoring ini rutin dilakukan guna mendukung Gerakan Nasional Pengendali Inflasi Pangan dan memastikan ketersediaan bapok jelang Nataru, demi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Alhamdulilah, ketersediaan stok dan harga masih tetap stabil, dan untuk harga hanya telur dan cabe yang memang mengalami kenaikan namun tidak terlalu signifikan,” ujarnya.
Ia pun meminta masyarakat tidak khawatir dengan ketersediaan barang maupun harga komoditi di pasaran.
"Intinya jangan panik berlebihan, karena pemerintah daerah akan terus melakukan monitoring di lapangan untuk menjaga stabilitas harga maupun bahan pokok," tutupnya.
Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News