BMKG Rilis Peringatan Potensi Cuaca Ekstrem di Kalbar Seminggu Kedepan
Kepala Stasiun Meteorologi Supadio, Nanang Buchori mengatakan cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi s
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrim terjadi di Kalbar pada tanggal 5 Desember - 10 Desember 2022.
Kepala Stasiun Meteorologi Supadio, Nanang Buchori mengatakan cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat pada siang, sore, hingga malam hari diprakirakan berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat, dari tanggal 5 – 10 Desember 2022.
“Masyarakat diimbau untuk mewaspadai dampak cuaca ekstrem yang terjadi seperti adanya pohon tumbang, jalan menjadi lebih licin, munculnya genangan/banjir, tanah longsor, dan dampak bencana hidrometeorologi lainnya yang dapat menghambat aktivitas,” Imbau Nanang melalui keterangan tertulis yang diterima Tribun Pontianak, Senin 5 Desember 2022.
Menurut Nanang, saat ini kondisi debit Sungai di sebagian wilayah Kab. Sekadau dan Kab. Sintang telah naik, sehingga perlunya meningkatkan kewaspadaan potensi masih akan berlangsungnya genangan/banjir.
• BMKG Rilis Prakiraan Potensi Banjir Pesisir Kalbar, Dampak dari Fenomena Bulan Baru dan Perigee
Nanang merincikan wilayah yang berpotensi terjadi genangan akibat hujan lebat yang diprakirakan terjadi tanggal 7 - 10 Desember 2022.
Di antaranya yakni, Pesisir Barat Kalbar seperti Kabupaten/Kota Ketapang, Kayong Utara, Kubu Raya, Pontianak, Mempawah, Bengkayang, Singkawang, dan Sambas.
Untuk itu, masyarakat perlu mewaspadai potensi terjadinya genangan akibat hujan lebat di wilayah pesisir barat Kalbar tersebut.
“Potensi terjadi genangan di wilayah Pesisir masih perlu diwaspadai hingga tanggal 14 Desember 2022,” imbaunya lagi.
Tak hanya itu, menurut Nanang, diprakirakan pasang air laut maksimum di sekitar wilayah Kendawangan Ketapang setinggi 1.8 meter pada tanggal 9 – 12 Desember 2022 Pukul 10.00 – 13.00 WIB.
• BMKG: Ada Potensi Cuaca Ekstrem di Sintang Hingga 30 November, 2 Kecamatan Status Waspada
Sedangkan pasang air laut maksimum di sekitar Kota Pontianak diprakirakan setinggi 1.7 meter pada tanggal 10 – 14 Desember 2022 Pukul 08.00 – 12.00 WIB.
Gelombang kategori tinggi 2.5 – 4.0 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara tanggal 8 – 10 Desember 2022.
Gelombang kategori sedang 1.25 – 2.5 meter berpeluang terjadi di Perairan utara Kep. Anambas, Perairan barat dan utara Kep. Natuna, Perairan selatan Kep. Natuna - P. Midai, Perairan Kep. Subi - Serasan, dan Perairan utara Sambas.
“Diimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di area sekitar pesisir yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” tutupnya.
Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Suasana-di-pelabuhan-Speedboat-Sukadana-Kabupaten-Kayong-Utara-Kalbar.jpg)