Edi Kamtono Minta Lurah dan Camat se-Pontianak Lapor Jika Temukan Penimbunan Sembako

"Kalau ada gudang-gudang atau rumah warga yang dicurigai melakukan penimbunan bahan pokok atau sembako, saya minta aparatur camat dan lurah segera mel

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Faiz Iqbal Maulid
Tribunpontianak/Muhammad Rokib
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas ASN Kota Pontianakn dalam upaya pengendalian inflasi di Aula Abdul Muis Amin Bappeda Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada Kamis 1 Desember 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono meminta kepada para Lurah dan Camat se-kota Pontianak untuk melaporkan jika terdapat temuan penimbunan sembako di wilayahnya masing-masing.

"Kalau ada gudang-gudang atau rumah warga yang dicurigai melakukan penimbunan bahan pokok atau sembako, saya minta aparatur camat dan lurah segera melaporkannya. Kalau saat stok yang masuk lebih banyak dibandingkan yang dijual di pasaran, itu patut dicurigai sebagai tindakan penimbunan," tegas Wako Edi.

Hal tersebut ia sampaikan saat acara penguatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Pontianak dalam upaya pengendalian inflasi di Aula Abdul Muis Amin Bappeda Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada Kamis 1 Desember 2022.

Kata Edi Kamtono Usai Dampingi Kunker Jokowi di Pontianak, Sebut Pontianak Sejajar dengan Kota Besar

Menurutnya, persoalan penanganan inflasi sangat penting bagi tatanan kehidupan bangsa, karena inflasi akibat kenaikan harga pangan atau kelangkaan bahan  pokok di pasar bisa menyebabkan terjadinya keresahan di kalangan masyarakat.

"Maka yang perlu dijaga adalah ketersediaan bahan kebutuhan pokok yang mencakup kebutuhan pokok utama dan kebutuhan pokok penunjang," katanya.

"Walaupun penentuan harga bukan semata karena ulah pedagang karena mereka menyesuaikan harga dari agen atau distributor, namun hal yang tidak boleh dilakukan adalah penimbunan terhadap bahan kebutuhan pokok," imbuhnya.

Namun yang perlu diketahui, bahwa jika penimbunan  dilakukan adalah bertujuan hanya ingin mengambil keuntungan sepihak. Sedangkan akibatnya fatal bagi masyarakat luas.

"Untuk mencegah hal itu tidak terjadi, dibutuhkan koordinasi dan tindakan dari aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian, untuk menindak tegas siapa pun yang melakukan upaya penimbunan," jelasnya.

Temani Presiden Jokowi ke Pasar Kemuning Pontianak, Wali Kota Edi Kamtono: Beliau Sangat Puas

Wako Edi menilai terjadinya inflasi karena disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari  dampak krisis global akibat perang antara Rusia-Ukraina yang menyebabkan harga minyak dunia melambung tinggi. Kemudian, faktor cuaca karena gagal panen, termasuk distribusi bahan kebutuhan pokok yang menggunakan transportasi kapal laut menjadi terhambat akibat faktor cuaca gelombang laut yang tinggi.

"Sehingga suplai bahan pokok berkurang akibat keterlambatan pengiriman. Dengan kondisi suplai dan demand terganggu menyebabkan kenaikan harga pada bahan pokok itu sehingga terjadilah inflasi," jelasnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved