Usalan Terkait Kelompok Kerja Kepemudaan dan Olahraga Dibahas di BIMP-EAGA

Selain itu, Ira kusumawardani dari Kadin BIMP-EAGA Komite telah ditunjuk oleh Kemenko dalam rangka mengkoordinir BIMP EAGA Bisnis Forum.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Humas Kemenko
Foto bersama para Delegasi pada Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) ke-25 Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines, East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) Tahun 2022 melakukan pertemuan senior official atau pejabat setingkat eselon I di Qubu Resort, Kamis 24 November 2022.// Humas Kemenko 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak 96 Delegasi pada Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) ke-25 Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines, East ASEAN Growth Area ( BIMP-EAGA ) Tahun 2022 melakukan pertemuan senior official atau pejabat setingkat eselon I di Qubu Resort, Kamis 24 November 2022.

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional, Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Dr. Edi Prio Pambudi menjelaskan, pertemuan senior official ini diikuti setingkat pejabat tinggi yang mewakili masing-masing negara BIMP-EAGA.

Ini merupakan kegiatan pada hari ketua yang digelar di Pontianak. BIMP-EAGA sendiri menurutnya sudah cukup lama menjadi satu platfrom kerjasama sub regional, dan juga bagian dari building block di Asean.

BIMP-EAGA titik utamanya adalah membangun integrasi atau konektivitas antar wilayah di kawasan negara anggota.

7 Isu Strategis dibahas Pertemuan BIMP EAGA, Sutarmidji Sebut Bukan Hanya Bicara Tentang Kalbar Saja

Menko Airlangga Hartanto Akan Hadiri BIMP EAGA Ke-25 di Pontianak Hari Ini

Oleh karena itu, pembahasannya lebih banyak menekankan pada kluster-kluster yang berhubungan langsung pada konektivitas wilayah. Baik terkait bidang agrikultur, transportasi, teknologi informasi dan komunikasi, sosial edukasi, dan pariwisata.

“Serta salah satu yang diusulkan tadi adalah kelompok kerja untuk kepemudaan dan olahraga. Karena kita tahu sekarang kepemudaan dan olahraga merupakan satu industri yang sedang berkembang pesat. Maka diharapkan dengan berdirinya working group ini akan terus memperkuat kerjasama kita di kawasan BIMP-EAGA,” harapnya.

Seperti diketahui Indonesia tahun ini memegang keketuaan Asean, sehingga harus mengupayakan kerjasama kolaborasi semua platfrom dalam Asean.

“Kita (Indonesia) telah berhasil menunjukkan kepemimpinan dalam G20, maka berikutnya kita juga harus berhasil menunjukkan kepemimpinan kita di Asean,” ungkapnya.

Berbagai hal yang telah berhasil diupayakan Indonesia dalam G20, serta manfaat nyatanya, menurut dia juga akan dibawa ke dalam kawasan sub regional. Karena sebagai anggota Asean, Indonesia diharapkan bisa memberikan manfaat pada kawasan sub regional tersebut.

“Dari pertemuan senior official ini nanti akan disusun menjadi rekomendasi ke (pertemuan) tingkat menteri yang akan diadakan besok, dua hari ke depan. Dari situ nanti akan diusulkan ini menjadi program ke Sekretariat Asean,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Edi menambahkan secara produktif juga banyak didapat masukan dari kelompok bisnis BIMP-EAGA Bussines Council (BEBC). Serta dukungan dari Asian Development Bank (ADB) dan sekretariat Asean.

Ia berharap dengan BIMP-EAGA ini, Indonesia mempunyai hubungan yang erat dalam Asean, terutama untuk mengatasi persoalan yang muncul terkait ketahanan pangan, transisi energi, digitalisasi, serta memastikan proses pemulihan pandemi Covid-19 bisa berjalan secepatnya.

“Dan kita bisa kembali normal dengan berbagai inovasi yang diusulkan,” tutupnya.

Selain itu, Ira kusumawardani dari Kadin BIMP-EAGA Komite telah ditunjuk oleh Kemenko dalam rangka mengkoordinir BIMP EAGA Bisnis Forum.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved