Potensi Banjir Rob di Wilayah Pesisir Kalbar, BMKG Imbau Tetap Waspada

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, Slamet Wiyono menyampaikan hasil pantauannya.

Dok. Polres Sintang
Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Sintang menggelar aksi sosial berbagi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir, Jumat 18 November 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Adanya fenomena Bulan Baru yang terjadi pada tanggal 24 November 2022 dan Perigge (jarak terdekat bulan ke bumi) pada tanggal 26 November 2022 disebut dapat berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum. 

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, Slamet Wiyono menyampaikan hasil pantauannya.

"Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi dibeberapa wilayah pesisir Indonesia pada tanggal 21 November hingga 3 Desember 2022," jelasnya. 

Kondisi Cuaca Ekstrem di Kalbar, Berikut Imbauan BMKG

BMKG Minta Masyarakat Kalbar Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Selama Sepekan

Tak hanya itu, ia juga menjelaskan berdasarkan prediksi pasang surut Pushidros-AL, banjir pesisir (rob) di wilayah pesisir Kalimantan Barat berpotensi terjadi pada tanggal 24 hingga 30 November 2022 pagi - siang hari. 

"Kondisi ini secara umum dapat menyebabkan terganggunya aktivitas keseharian masyarakat disekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukim pesisir serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat," jelasnya. 

Selain itu itu juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap dampak yang mungkin saja terjadi. 

"Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut," jelasnya. 

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved