Potensi Banjir Rob di Wilayah Pesisir Kalbar, BMKG Imbau Tetap Waspada
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, Slamet Wiyono menyampaikan hasil pantauannya.
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Adanya fenomena Bulan Baru yang terjadi pada tanggal 24 November 2022 dan Perigge (jarak terdekat bulan ke bumi) pada tanggal 26 November 2022 disebut dapat berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, Slamet Wiyono menyampaikan hasil pantauannya.
"Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi dibeberapa wilayah pesisir Indonesia pada tanggal 21 November hingga 3 Desember 2022," jelasnya.
• Kondisi Cuaca Ekstrem di Kalbar, Berikut Imbauan BMKG
• BMKG Minta Masyarakat Kalbar Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Selama Sepekan
Tak hanya itu, ia juga menjelaskan berdasarkan prediksi pasang surut Pushidros-AL, banjir pesisir (rob) di wilayah pesisir Kalimantan Barat berpotensi terjadi pada tanggal 24 hingga 30 November 2022 pagi - siang hari.
"Kondisi ini secara umum dapat menyebabkan terganggunya aktivitas keseharian masyarakat disekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukim pesisir serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat," jelasnya.
Selain itu itu juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap dampak yang mungkin saja terjadi.
"Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut," jelasnya.
Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News